RELUNG.ID – Dukungan internasional terhadap Palestina semakin meluas. Hingga 24 September 2025, tercatat sudah 159 dari 193 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi mengakui Palestina sebagai negara berdaulat. Angka itu setara dengan 82,38 persen negara di dunia.
Gelombang terbaru datang dari 10 negara Barat yang sebelumnya dikenal berhati-hati dalam isu ini. Kanada, Australia, Inggris, Portugal, Prancis, Malta, Belgia, Luksemburg, Andorra, dan Monako menyatakan pengakuan mereka pada 21–22 September 2025, tepat sebelum dibukanya Sidang Umum PBB ke-80 di New York, Amerika Serikat.
Salah satu momen paling bersejarah terjadi ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan pengakuan negaranya terhadap Palestina di forum internasional tingkat tinggi mengenai solusi dua negara (Two State Solution). Pernyataannya disambut tepuk tangan para delegasi, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto.
“Sudah saatnya Prancis menegaskan komitmen mendukung perdamaian Timur Tengah. Hari ini, saya umumkan Prancis mengakui Palestina,” ujar Macron dalam pidato pembukaannya.
Presiden Prabowo dalam forum yang sama kembali menegaskan bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian abadi. Ia menyebut, keturunan Abraham—umat Islam, Yahudi, dan Kristen—serta penganut agama lain harus dapat hidup berdampingan dalam harmoni.
“Dunia tidak hanya harus mengakui kemerdekaan Palestina, tetapi juga menghormati dan menjamin keamanan Israel. Dengan begitu, tidak ada lagi kebencian dan kecurigaan,” tegas Prabowo.
Masih Ada 34 Negara Menolak
Meski dukungan terus bertambah, 34 negara anggota PBB masih menolak memberikan pengakuan terhadap Palestina. Di antaranya adalah Amerika Serikat, Jerman, Italia, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Austria, Swiss, Yunani, serta sejumlah negara kepulauan di Pasifik.[THQ]

