RELUNG.ID – Harga bahan pokok di pasar tradisional Palembang kembali bergerak dinamis. Kali ini, harga ayam potong ras justru mengalami penurunan tajam setelah sebelumnya sempat melonjak tinggi saat momentum Lebaran.
Pantauan per 13 April 2026, harga ayam yang sempat menyentuh Rp45 ribu per kilogram kini turun drastis ke kisaran Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram. Penurunan ini dipicu melemahnya permintaan, terutama dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Salah satu pedagang ayam di Pasar KM 5 Palembang, Desi, mengungkapkan bahwa berkurangnya pembelian dari program MBG menjadi faktor utama turunnya harga.
“Biasanya mereka beli dari pasar, sekarang langsung ke distributor. Ditambah lagi sebelumnya ada libur sekolah, jadi permintaan berkurang,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Kondisi ini berdampak signifikan pada volume penjualan pedagang. Jika sebelumnya pasokan untuk kebutuhan MBG bisa mencapai ratusan kilogram per minggu, kini penjualan harian menurun drastis.
“Dulu bisa sampai ratusan kilo, sekarang paling sekitar 50 kilo per hari,” katanya.
Selain penurunan permintaan, faktor lain yang turut memengaruhi adalah melimpahnya pasokan ayam di pasaran. Kondisi over supply ini membuat harga semakin tertekan.
Meski demikian, permintaan dari masyarakat umum dinilai masih relatif stabil dan cukup membantu pedagang untuk tetap bertahan memenuhi kebutuhan sehari-hari.[THQ]

