RELUNG.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan diri terhadap kekeringan meteorologis.
Peringatan dini ini menyusul musim kemarau yang menyebabkan Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 10 hari.
Dari data BMKG setidaknya ada empat daerah yang berstatus waspada kekeringan meteorologis.
Baca Juga: Kesepakatan Baru, Apple Perpanjang Penggunaan Modem 5G Qualcomm Hingga 2026
Dikutip dari keterangan resmi BMKG, data ini berdasarkan hasil pemuktahiran 10 September 2023 lalu.
Berdasarkan hasil monitoring HTH berturut-turut dan prediksi probabilistik curah hujan dasarian hingga dua dasarian kedepan, terdapat indikasi potensi kekeringan meteorologis di beberapa daerah dengan status Waspada.
Baca Juga: Orang Tua Harus Tahu! Ini 5 Tanda Bayi Kedinginan
Keempat daerah tersebut yaitu;
- Kabupaten Lahat: Merapi Barat, Merapi Selatan, Merapi Timur (21 hari tanpa hujan)
- Kabupaten PALI: Penukal (40 hari tanpa hujan)
- Kabupaten OKI: Celikah (60 hari tanpa hujan)
- Kabupaten OKU Timur: Buay Madang (47 hari tanpa hujan)
Baca Juga: Ini Buah Cocok untuk Facial Wajah, Dijamin Kinclong
Kekeringan meteorologis biasanya diikuti antara lain, berkurangnya persediaan air untuk rumah tangga dan pertanian serta meningkatnya potensi kebakaran semak, hutan, lahan dan perumahan.
Sehubungan hal tersebut, BMKG meminta dijadikan kewaspadaan dan mempertimbangkan untuk melakukan langkah mitigasi dampak dari kekeringan meteorologis ini.

