Diduga kesal lantaran anak perempuannya berinisial SW tidak pulang ke rumah selama empat hari. Seorang ayah kandung di Lubuklinggau diduga nekat menganiaya putrinya yang berinisial 21 tahun tersebut.
Akibatnya, SW harus babak belur di wajahnya akibat ayah kandungnya dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
BACA: Seorang Bocah SD di Palembang Tewas Usai Tertembak Senapan Angin Warga
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi melalui Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara, Ipda Faisal membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, saat kejadian, anggota piket Bhabinkamtibmas Polsek Lubuklinggau Utara sedang melaksanakan patroli di wilayah hukum Polsek Lubuklinggau Utara.
“Saat melintas di daerah Megang, Kelurahan Kali Serayu, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Anggotanya melihat banyak warga di Jalan Pemakaman Kuburan Tionghoa, Bukit Sulap,” katanya, Kamis (5/1).
BACA: Modal Jimat-jimat, Ayah dan Anak Nekat Jadi Dukun Palsu
Anggota dari lokasi itu mendapatkan laporan warga. Bahwa, ada seorang anak diduga dianiaya oleh ayah kandungnya. Mendapati laporan tersebut, anggota mendekat ke TKP, dan melihat korban SW terlihat sudah terkapar. Kondisi SW saat itu cukup memprihatinkan. Hingga akhirnya korban diberikan pertolongan dengan dibawa ke Rumah Sakit (RS) AR Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang dialaminya.
“Untuk penyebab, diduga gara-gara si anak tidak pulang ke rumah dari malam tahun baru,” bebernya.
Saat ini, Polres Lubuklinggau masih mengejar ayah kandungnya Emi Kertan Pamer yang kabur dari rumah usai menganiaya SW.
