Menanggapi kejadian ini, Amri menyatakan bahwa pada Selasa (30/7), Dinas Pendidikan Palembang bersama BPOM dan Dinas Kesehatan akan turun langsung ke kantin sekolah untuk memeriksa jajanan minuman yang dibeli oleh korban.
“Kita langsung turun besok (hari ini) ke kantin di SD tersebut. Akan kita periksa semua makanannya dan kita libatkan BPOM dan Dinkes,” tegasnya.
Amri juga mengimbau seluruh siswa SD dan orang tua untuk berhati-hati dalam membeli makanan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Selain pedagang kantin, kita juga imbau siswa dan orang tua siswa untuk berhati-hati dalam membeli jajanan yang ada, perhatikan kesehatan anak,” imbaunya. (FZI)

