RELUNG.ID – Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Muara Enim, Sumatera Selatan. Hingga kini, enam helikopter water bombing dioperasikan untuk memadamkan api di berbagai titik kebakaran pada Kamis (17/10).
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyatakan bahwa pemadaman udara masih difokuskan di tiga kecamatan di OKI, yaitu Pangkalan Lampam, Tulung Selapan, dan Pampangan, yang telah terbakar selama beberapa hari.
“Sebanyak 220 kali water bombing dilakukan oleh enam helikopter di wilayah yang terbakar,” ujar Sudirman, Jumat (18/10/2024).
Rincian Upaya Pemadaman di OKI
1. Pangkalan Lampam
– Dua helikopter dikerahkan dengan tiga sorti pemadaman.
– Sorti 1: 26 kali water bombing
– Sorti 2: 35 kali water bombing
– Sorti 3: 24 kali water bombing
– Total: 85 kali water bombing
2. Tulung Selapan
– Tiga helikopter dikerahkan dengan tiga sorti pemadaman.
– Sorti 1: 28 kali water bombing
– Sorti 2: 39 kali water bombing
– Sorti 3: 36 kali water bombing
– Total : 103 kali water bombing
3. Pampangan
– Satu helikopter melakukan 31 kali water bombing di wilayah tersebut.
Selain di OKI, helikopter juga dikerahkan untuk pemadaman di Gelumbang, Muara Enim, dengan total 32 kali water bombing.
Meski telah dilakukan ratusan kali water bombing, Sudirman menjelaskan bahwa asap masih terdeteksi di beberapa wilayah yang terbakar.
“Pemadaman akan dilanjutkan hari ini setelah patroli udara memberikan hasil pemantauan kondisi terkini,” jelasnya.
Dengan upaya ini, BPBD Sumsel berharap Karhutla segera dapat diatasi demi mencegah dampak lebih luas dan menjaga kualitas udara di wilayah Sumatera Selatan.[AYK]

