RELUNG.ID – Sabo difitnah membunuh Raja Cobra Alabasta tersebar dalam koran berita ekonomi dunia milik Morgans. Namun dari fakta sebenarnya Raja Cobra Alabasta mati karena menyelamatkan Sabo.
Baca Juga: Bukan Berubah Baik! Ini Motif Raja Wapol Selamatkan Vivi
Hal itu terungkap di One Piece chapter 1085, Sabo awalnya menyusup ke dalam kastil Pangea tujuan mencari kunci gembok besi mengikat Kuma. Setelah mendapatkan itu dia memberikan kuncinya kepada Karasu yang menjadi burung gagak.
Setelah itu Sabo terus menyusup untuk mendapatkan informasi dalam pertemuan Reverie di Arc Reverie. Dia kemudian berada di tahta kosong melihat Raja Cobra berbicara dengan Gorosei dan Im Sama muncul.
Saat Raja Cobra ditusuk dengan panah Sabo keluar untuk menyelamatkan nyawa ayah Vivi. Sabo keluar mengeluarkan tinju api dan apinya di lahap oleh Im Sama yang tubuhnya berubah menjadi besar.
Baca Juga: Gorosei Pemakan Buah Iblis Zoan Mitologi Kuno, Awakening yang Menyeramkan
Sabo berhasil memegang Raja Cobra dan membawahnya di atas punggungnya dan kabur. Raja Cobra perpesan kepadanya untuk menyapaikan pesan kepada Luffy dan Vivi mereka adalah keluarga D atau klan D.
Raja Cobra ditusuk dari belakang menggunakan panah hitam tembus juga ke badan Sabo. Mereka berdua terjatuh ke lantai.
Raja Cobra berdiri mengatakan kepada Sabo untuk melindungi Poneglyph dan kibarkan bendera fajar ke dunia. Raja Cobra merelakan dirinya mati dan memberikan waktu agar Sabo kabur untuk menyelamatkan diri.
Dia tidak ingin Sabo mati dan pesan yang diberikan kepada Luffy serta Vivi tidak tersampaikan. Dia juga meminta untuk menjaga Poneglyph dan untuk kibarkan genderang perang kepada Pemerintah Dunia.
Raja Cobra berkoban nyawannya demi mengulur waktu dan Sabo untuk kabur dari tahta kosong tersebut. Sabo terselamatkan karena nyawa Raja Cobra yang akhirnya menjadi makanan para Gorosei yang berubah menjadi monster.

