RELUNG.ID – Film live-action yang diadaptasi dari manga populer BLUE LOCK dipastikan akan tayang perdana di Jepang pada musim panas 2026.
Proyek ini menjadi bagian terbaru dari ekspansi besar waralaba BLUE LOCK ke layar lebar.
Film tersebut akan disutradarai oleh Yūsuke Taki, dengan Tetsuo Kamata sebagai penulis skenario. Sementara itu, Shinzō Matsuhashi dipercaya sebagai produser.
Proses produksi ditangani oleh CREDEUS, rumah produksi yang sebelumnya menggarap film live-action Golden Kamuy, sedangkan TOHO akan bertindak sebagai distributor.
Seperti diketahui, manga BLUE LOCK karya Muneyuki Kaneshiro (cerita) dan Yūsuke Nomura (ilustrasi) pertama kali diluncurkan pada Agustus 2018.
Hingga kini, Kodansha telah menerbitkan 37 volume kompilasi, dengan volume terbaru dirilis pada 16 Januari. Manga ini juga meraih penghargaan Manga Shōnen Terbaik pada Kodansha Manga Awards ke-45 tahun 2021.
Manga ini sendiri menceritakan, proyek ambisius Federasi Sepak Bola Jepang yang mengumpulkan 300 penyerang muda terbaik untuk menciptakan striker ideal yang mampu membawa Jepang menuju kejayaan di pentas dunia, dengan mempertaruhkan ego, ambisi, dan mental para pemainnya.
Kesuksesan manga ini berlanjut ke adaptasi anime televisi yang tayang perdana pada Oktober 2022 di Jepang. Season pertama berjalan selama 24 episode dan ditayangkan secara global.
Sedangkan, season kedua yang bertajuk BLUE LOCK vs U-20 JAPAN tayang pada Oktober 2024 dengan total 14 episode, dan disiarkan serentak di berbagai wilayah dunia.
Saat ini, anime BLUE LOCK juga telah dipastikan akan berlanjut ke musim ketiga, yang akan mengadaptasi arc cerita “Shin Eiyū Taisen” (Perang Pahlawan Baru).
Selain seri utama, BLUE LOCK juga memiliki manga spin-off berjudul BLUE LOCK -Episode Nagi- karya Kōta Sannomiya, yang mengisahkan masa lalu Seishirō Nagi sebelum bergabung dengan fasilitas Blue Lock.
Manga ini diluncurkan pada Juni 2022 dan berakhir pada Juli 2025.
Spin-off tersebut diadaptasi menjadi film anime yang tayang perdana di Jepang pada April 2024. Film ini mencatat kesuksesan besar dengan menjual 337.000 tiket dan meraup pendapatan 463 juta yen dalam tiga hari pertama penayangan, serta menduduki peringkat kedua box office Jepang pada akhir pekan pembukaannya. (LWM)

