Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Gagal Menyalip di Tikungan, Pengemudi Calya Mengamuk dan Rusak Spion Mini Cooper
Regional

Gagal Menyalip di Tikungan, Pengemudi Calya Mengamuk dan Rusak Spion Mini Cooper

RiyadiBy Riyadi10/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Aksi seorang pria yang diduga mengemudikan Toyota Calya viral di media sosial setelah terekam mengamuk dan merusak kaca spion serta wiper sebuah Mini Cooper di kawasan Sunter, Jakarta Utara. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Aksi seorang pria yang diduga mengemudikan Toyota Calya viral di media sosial setelah terekam mengamuk dan merusak kaca spion serta wiper sebuah Mini Cooper di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Video yang diunggah akun Instagram @dashcam_owners_indonesia memperlihatkan pria tersebut menghampiri mobil korban sebelum menghancurkan spion dan menekuk wiper hingga nyaris patah.

Berdasarkan narasi yang menyertai unggahan, insiden bermula ketika pengemudi Calya diduga berusaha menyalip di sebuah tikungan. Namun, pengemudi Mini Cooper tetap melaju di jalurnya sehingga manuver menyalip tidak berhasil dilakukan.

Baca juga :   Wali Kota Lubuklinggau Tanggapi Kenaikan Retribusi Pasar Inpres yang Bikin Pedagang Resah


Tak lama kemudian, pengemudi Calya disebut langsung memacu kendaraannya, menyalip mobil korban, lalu mengerem mendadak di depannya. Pria tersebut juga berteriak menuduh mobil korban telah menabraknya.

“Dia ngamuk langsung ngebut mendahului saya, rem mendadak depan saya, lalu triak-triak bilang saya nabrak dia. Karena saya yakin saya enggak nabrak, saya enggak mau turun dan mobil saya langsung dirusak, spion saya dihancurkan, wiper saya ditekuk sampai setengah patah,” demikian keterangan yang ditulis pemilik unggahan.

Tak hanya merusak spion, pria tersebut juga tampak berupaya memecahkan kaca samping mobil korban. Dalam foto yang turut diunggah, pelat nomor kendaraan yang diduga digunakan pelaku terlihat sengaja ditutupi. Nomor yang tampak hanya B-2567-P**, sementara dua karakter terakhir disamarkan.

Baca juga :   Lantik 7 Pj Bupati dan Walikota, Ini Permintaan Gubernur Sumsel

Hingga kini belum diketahui kelanjutan penanganan kasus tersebut. Di kolom komentar unggahan, sebuah akun yang mengaku sebagai korban meminta bantuan warganet untuk membantu mengidentifikasi pelaku.

Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan perilaku seperti itu termasuk dalam kategori road rage.

“Perilaku ini termasuk penghinaan kasar secara verbal, berteriak, ancaman fisik atau perilaku mengemudi berbahaya yang ditujukan kepada pengemudi lain, pejalan kaki, atau pengguna jalan lainnya sebagai bentuk intimidasi maupun pelampiasan emosi,” ujar Jusri.

Baca juga :   Kolaborasi Pemprov Sumsel dan BPS RI, Data Jadi Senjata Menuju Pembangunan Berbasis Data

Menurutnya, road rage dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari ego pengemudi, tidak mau mengalah di jalan, hingga ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Ia menambahkan, banyak kasus road rage berujung pada tindakan anarkis, perusakan, bahkan kekerasan fisik. Namun, tidak sedikit pula yang akhirnya diselesaikan melalui mekanisme restorative justice tanpa berlanjut ke proses hukum.[YKP]

Calya Gagal Nyalip Mini Cooper
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolisi Buru Pemeran Video Syur di Belakang Pasar Induk Jakabaring Palembang
Next Article Jelang HUT ke-80 Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Terjaring OTT KPK
Riyadi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20261 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,938 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,808 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,781 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?