RELUNG.ID – PT PLN (Persero) menduga gangguan pada sistem kabel laut menjadi penyebab utama padamnya listrik di Bali pada Jumat (2/5) sore. Meski demikian, PLN memastikan gangguan tersebut bukan disebabkan oleh serangan siber dan hingga kini masih terus melakukan penelusuran teknis lebih lanjut.
Gangguan listrik terjadi sekitar pukul 16.00 WITA dan berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah Bali. Namun kurang dari 12 jam setelah kejadian, PLN berhasil memulihkan seluruh sistem kelistrikan. Tepat pukul 03.30 WITA pada Sabtu (3/5), pasokan listrik kembali normal untuk seluruh pelanggan.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo yang memimpin langsung proses pemulihan di lapangan menjelaskan, ratusan personel PLN langsung dikerahkan dan bekerja tanpa henti untuk memulihkan sistem.
“Secara teknis, indikasi gangguan terpantau terjadi pada sistem penyaluran kabel laut, namun kepastian penyebabnya masih terus ditelusuri dan bukan akibat dari serangan siber atau yang lainnya,” ujar Darmawan dalam keterangannya, Minggu (4/5/2025).
Ia juga memastikan bahwa seluruh objek vital seperti rumah sakit, bandara, pelabuhan, dan pusat-pusat keramaian kini sudah kembali teraliri listrik secara normal.
“Kami terus berupaya secara maksimal sekaligus melakukan evaluasi dan penguatan sistem kelistrikan agar seluruh pelanggan dapat terus menikmati listrik andal seperti biasanya,” tambahnya. (CKM)

