Warga Desa Pematang Danau Kecamatan Sindang Danau OKU Selatan digegerkan dengan penemuan mayat dengan kondisi terpotong-potong.
Jasad tersebut diketahui seorang remaja bernama Aldi (16) yang merupakan warga asal Desa Tanjung Bulan Sindang Danau yang sempat hilang beberapa waktu lalu.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Pematang Danau, Ziplan, Selasa (6/12).
Dia mengatakan penemuan mayat ini di ladang kebun milik Zul (40) yang pertama kali menemukan mayat tersebut. Awal mulainya, pemilik kebun seperti biasa ingin mengecek kebunnya yang baru disemprot pestisida bersama anaknya. Namun, tercium bau busuk.
“Jadi terus dicari-cari, dan terlihatlah potongan-potongan mayat manusio itu,” katanya.
Setelah memastikan kalau potongan-potongan itu merupakan mayat manusia, saksi warga tersebut langsung melaporkan ke pemerintah desa setempat. Setelah itu juga, dari pemerintah desa melapor ke pihak Kepolisian. “Mayat tersebut memang sebagian sudah membusuk, dan ada sebagian potongan-potongan badanya terpisah. Namun potongan-potongan itu masih ditemukan sekitar lokasi,” ujarnya.
Dari keterangan pihak kepolisian setempat dibantu pihak puskesmas, saat melakukan olah TKP, disebutkannya jika pihaknya saat ini belum bisa memastikan jika mayat tersebut merupakan korban pembunuhan yang dimutilasi. Meski demikian, mayat tersebut merupakan warganya yang sempat hilang.
“Bapaknya atas nama Kusno, dan mayat tersebut sudah dibawa dan dikebumikan oleh keluargannya,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, jika korban merupakan pelajar kelas 2 SMP dan sudah hampir 10 hingga 11 malam hilang. Pihak keluarganya pun terus mencari korban namun tetap tidak ditemukan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Acep Yuli Sahara mengatakan, pihak kepolisian saat ini masih terus menyelidikan kasus tersebut. Dugaan sementara memang dilatar belakangan pembunuhan. Namun, bukan korban mutilasi.
“Tubuh korban terpisah ini dugaannya karena binatang buas disana,” pungkasnya.

