RELUNG.ID- Bupati Muara Enim, Edison, bersama jajaran Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dibuat kesal saat hendak melakukan inspeksi mendadak (sidak) pekerjaan revitalisasi Pasar Inpres Muara Enim Gedung C, Kamis (4/9).
Pasalnya, gerbang pintu masuk proyek tak kunjung dibuka meski rombongan sudah tiba, sehingga akhirnya terpaksa dilakukan buka paksa.
Didampingi Kepala Dinas Perdagangan Bhakti, Kajari Muara Enim Zulfahmi, serta Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Dapil I, Yudhistira Dwi Putra, Bupati Edison langsung memeriksa progres pembangunan. Ia juga sempat menegur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek.
“Usai meninjau lokasi kebakaran Gedung B, kita juga meninjau progres pembangunan Pasar Gedung Blok C dua lantai. Saya berharap selesai tepat waktu dengan kualitas sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP),” tegas Edison.
Bupati menekankan, pembangunan Pasar Inpres Gedung C harus sesuai spesifikasi agar layak menampung pedagang yang sebelumnya direlokasi ke Gedung Blok D.
“Pasar Gedung C nantinya ditempati pedagang barang kering. Kalau masih ada sisa kios, akan kita berikan kesempatan kepada pedagang lain, tentu dengan retribusi agar menambah PAD,” jelasnya.
Sementara itu, Kajari Muara Enim, Zulfahmi, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proyek strategis daerah ini.
“Kondisi pekerjaan normal, progres sudah 40 persen. Kita akan kawal agar tidak terjadi penyimpangan dan memastikan sesuai spesifikasi,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Muara Enim, Yudhistira Dwi Putra, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan pasar sebagai fasilitas untuk masyarakat.
“Kami akan ikut memantau progres pembangunan. Sesuai pesan Bupati, harus diawasi agar cepat selesai dan segera dimanfaatkan pedagang,” katanya.[NVS]

