RELUNG.ID – Dalam Boruto Two Blue Vortex chapter 8, beberapa halaman menunjukkan curhatan antara Mitsuki dan Eida.
Curhatan mereka ini terkait soal percintaan yang dialami oleh mereka berdua.
Berikut isi curhatan Mitsuki dan Eida di Boruto Two Blue Vortex.
Di chapter sebelumnya, pertarungan antara Boruto dan Mitsuki sepertinya berpengaruh besar terhadap Mitsuki.
Dimana, dalam chapter tersebut Boruto mengungkapkan jika Mitsuki telah kehilangan arah. Karena tidak ada matahari lagi.
“Aku adalah mataharimu, tidak ada penggantinya. Datanglah padaku kapan saja,” kata Boruto.
Ucapan Boruto ini sedikit menyadari Mitsuki yang selama ini menganggap Kawaki sebagai mataharinya.
Di chapter 8, Mitsuki secara tidak sengaja bertemu Eida mereka pun saling curhat soal cinta.
Mitsuki mengaku jika tidak lagi penting sosok Kawaki baginya. Menurutnya, sudah lama dia berpikir seperti itu.
Dia juga mengetahui jika perasaan sukanya terhadap Kawaki itu merupakan perasaan palsu yang dibuat dari kemampuan Eida. Meski demikian, dia tidak mempermasalahkan hal tersebut.
“Kalau tidak begini, seumur hidup aku tidak akan pernah tahu perasaan yang indah ini,” kata Mitsuki
Mitsuki juga menjelaskan jika dirinya manusia buatan yang dibuat dari nol. Bukan hanya cinta, dia juga tidak mengerti dirinya sendiri.
Namun itu bukan masalah selama matahari yang menyinarinya tetap berada disana. Secara ekstrem tidak ada yang penting bagiku termasuk diriku sendiri.

