RELUNG.ID – Google memperkenalkan pembaruan terbaru untuk Android Debug Bridge (ADB) melalui ADB Wi-Fi 2.0.
Pembaruan ini membawa sejumlah perubahan pada komponen inti ADB untuk meningkatkan kecepatan sekaligus membuat koneksi nirkabel lebih andal.
ADB selama ini banyak digunakan oleh pengembang aplikasi Android untuk menghubungkan perangkat dengan komputer.
Namun, alat tersebut juga dimanfaatkan pengguna umum untuk berbagai kebutuhan, seperti menonaktifkan aplikasi tertentu, menjalankan aplikasi seperti scrcpy, hingga melakukan transfer data dalam jumlah besar sebagai alternatif metode Media Transfer Protocol (MTP).
Dalam ADB Wi-Fi 2.0, Google melakukan perubahan pada tiga komponen utama sistem. Salah satunya adalah ADB Server yang bertugas menangani koneksi antara komputer dan perangkat Android.
Pada versi sebelumnya, koneksi ADB dapat terputus ketika konfigurasi jaringan berubah atau perangkat dimatikan.
Google kini mengganti stack mDNS lama dengan sistem baru yang dirancang untuk membuat koneksi ADB Wi-Fi lebih stabil.
Perubahan berikutnya diterapkan pada ADB Daemon (adbd). Sistem mDNS sebelumnya dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan koneksi antara komputer dan perangkat Android terputus.
Melalui sistem baru, koneksi ADB secara otomatis akan dinonaktifkan ketika komputer dan perangkat Android terhubung melalui jaringan yang dianggap tidak tepercaya. Koneksi kemudian dapat kembali aktif ketika perangkat terhubung ke jaringan yang telah dipercaya.
Selain itu, Google meningkatkan kemampuan deteksi perangkat di Android Studio. Setelah fitur wireless debugging diaktifkan pada perangkat Android, perangkat tersebut seharusnya dapat terdeteksi dan muncul pada Device Manager di Android Studio.
Google menyebut sejumlah perubahan tersebut memberikan peningkatan kinerja yang cukup signifikan. ADB Wi-Fi 2.0 diklaim mampu menawarkan kecepatan koneksi hingga 66 persen lebih tinggi pada 90 persen koneksi, sementara tingkat keberhasilan koneksi otomatis meningkat hingga 32 persen.
Pembaruan ini tidak hanya ditujukan untuk smartphone. ADB Wi-Fi 2.0 juga dapat digunakan pada berbagai perangkat berbasis Android, termasuk tablet, perangkat Wear OS, dan Android TV. (LWM)

