RELUNG.ID – Google kembali menghadirkan terobosan baru dalam teknologi kecerdasan buatan dengan mengintegrasikan fitur Personal Intelligence ke dalam AI Mode pada Google Penelusuran.
Setelah sebelumnya diperkenalkan di Gemini, kini fitur tersebut memperluas kemampuannya ke layanan pencarian utama Google.
Melalui Personal Intelligence, pengguna dapat menghubungkan akun Gmail dan Google Photos untuk membantu AI memahami konteks kebutuhan secara lebih personal.
Dengan begitu, hasil pencarian yang ditampilkan tidak lagi bersifat umum, melainkan disesuaikan dengan aktivitas dan preferensi masing-masing pengguna.
Fitur ini tersedia bagi pelanggan Google AI Pro dan Google AI Ultra di Amerika Serikat dan saat ini masih dalam tahap uji coba melalui Google Labs.
Dengan fitur ini, pengguna dapat memperoleh rekomendasi yang lebih tepat. Saat mencari produk, sistem bisa mengacu pada riwayat pembelian dari email.
Saat mencari tempat wisata atau restoran, AI dapat menyesuaikan saran berdasarkan foto perjalanan dan data pemesanan yang tersimpan di akun Google.
Google menegaskan bahwa sistem AI yang digunakan, yaitu Gemini 3, tidak dilatih secara langsung menggunakan data pribadi pengguna.
Informasi yang dipakai hanya terbatas pada interaksi di AI Mode dan respons model untuk meningkatkan performa layanan.
Kehadiran Personal Intelligence menandai langkah besar Google menuju pencarian yang lebih kontekstual, di mana mesin pencari tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga memahami kebiasaan dan kebutuhan penggunanya secara cerdas. (LWM)

