RELUNG.ID – Google resmi meluncurkan Flight Deals, sebuah fitur pencarian penerbangan yang didukung kecerdasan buatan (AI).
Layanan ini akan tersedia secara bertahap dalam sepekan ke depan dan dapat diakses melalui halaman khusus atau menu di Google Flights.
Pada tahap awal, fitur ini hanya tersedia di Amerika Serikat, Kanada, dan India, serta masih dalam versi beta.
Google menyebut peluncuran terbatas ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan pengguna dan mengeksplorasi bagaimana AI dapat membantu meningkatkan pengalaman merencanakan perjalanan.
“Flight Deals dirancang untuk pelancong yang fleksibel, terutama mereka yang ingin menghemat biaya perjalanan berikutnya,” tulis Google dalam keterangan resminya.
Berbeda dari pencarian manual yang mengharuskan pengguna mengatur tanggal, tujuan, dan filter sendiri, Flight Deals memungkinkan pencarian dengan bahasa alami, mirip percakapan dengan chatbot.
Pengguna cukup menuliskan permintaan seperti berbicara dengan teman, lalu AI akan mencarikan opsi penerbangan yang sesuai di latar belakang.
Contoh pencarian yang bisa dilakukan antara lain: “perjalanan seminggu di musim dingin ke kota dengan makanan lezat, hanya penerbangan langsung” atau “perjalanan ski 10 hari ke resor kelas dunia dengan salju segar”.
Hasil pencarian kemudian akan ditampilkan dalam tampilan yang lebih ringkas dan mudah dipahami, sehingga pengguna tidak perlu repot melakukan filter manual. (LWM)

