RELUNG.ID – Dua raksasa teknologi global, Google dan Apple, telah menonaktifkan fitur real-time dalam aplikasi pemetaan mereka untuk wilayah Israel dan Jalur Gaza.
Hal ini dilakukan atas permintaan Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Lantaran, dapat mengungkapkan pergerakan mereka dalam melawan Hamas.
Baca Juga: Prabowo Gibran Bakal Daftar ke KPU Rabu Besok
Juru Bicara Google Maps, Caroline Bourdeau mengatakan, pihaknya telah menonaktifkan kemampuan untuk melihat kondisi lalu lintas real-time dan informasi kerumunan untuk sementara waktu karena mempertimbangkan keselamatan komunitas lokal.
“Penonaktifan ini sebagai respon terhadap situasi berkembang di wilayah tersebut. Mengingat, tengah mengalami situasi konflik,” katanya.
Meski demikian, aplikasinya tersebut masih dapat digunakan untuk mencari rute berdasarkan sistem navigasi dan kondisi lalu lintas terkini.
Baca Juga: Ulah Morgans Foto Dewa Nika Menyebar! Lima Tetua Gorosei Ngamuk, Takut Dimarahi Im Sama
Langkah Google dan Apple ini muncul di tengah rencana Israel untuk meluncurkan invasi darat ke Jalur Gaza yang disebut akan segera terjadi.

