RELUNG.ID – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan bahwa Bantuan Gubernur Bersifat Khusus (Bangubsus) harus digunakan secara tepat sasaran, akuntabel, efisien, dan efektif demi mendukung pembangunan di Kota Palembang.
Hal ini disampaikan saat mendengarkan langsung paparan Wali Kota Palembang Ratu Dewa terkait usulan program dan kegiatan prioritas Kota Palembang melalui Bangubsus tahun anggaran 2025, bertempat di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (25/3/2025) siang.
Gubernur Herman Deru menekankan Bangubsus difokuskan untuk pembangunan infrastruktur yang memiliki dampak signifikan bagi masyarakat, seperti perbaikan jalan, pembangunan jembatan, serta instalasi air minum.
Menurutnya, pemerintah provinsi siap mendukung program yang berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), terutama jika pemerintah kota atau kabupaten mengalami keterbatasan anggaran.
“Tiga alasan utama dalam pemberian Bangubsus ini adalah program super prioritas bagi daerah, program yang sempat terhenti akibat pergantian kepemimpinan, serta program yang merupakan janji kepala daerah terpilih, termasuk perbaikan infrastruktur yang telah dijanjikan saat kampanye,” ujar Herman Deru.
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa besaran nilai Bangubsus tergantung pada usulan yang dipaparkan oleh kepala daerah, yang selanjutnya akan ditelaah oleh tim verifikasi khusus.
Oleh karena itu, setiap kepala daerah harus menyampaikan program prioritas yang membutuhkan pendanaan dari provinsi.
“Dalam menentukan besaran Bangubsus, sangat tergantung pada usulan yang disampaikan. Setelah pemaparan ini, tim verifikasi akan melakukan evaluasi secara mendalam agar bantuan ini benar-benar digunakan sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel atas kesempatan yang diberikan untuk memaparkan usulan pembangunan Kota Palembang.
Ia mengungkapkan, jumlah penduduk Kota Palembang terus meningkat, mencapai 1,8 juta jiwa, dengan pertumbuhan ekonomi yang naik menjadi 5,13 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
“Kami berharap pembangunan infrastruktur di Kota Palembang dapat memperoleh dukungan penuh dari pemerintah provinsi. Usulan ini tentunya akan melewati proses evaluasi dan verifikasi agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” kata Ratu Dewa. (DSK)

