RELUNG.ID — Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar menyampaikan keraguan identitas Nahdlatul Ulama (nahdiyin) Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indra Parawansa.
Hal itu disampaikan Muhaimin setelah Khofifah mengumumkan jika dirinya mendukung pasangan Capres Cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming pada Pilpres 2024.
“Identitas NU-nya (Khofifah), saya ragukan jika tidak pilih Amin (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar), ” kata dia.
Meski begitu, Muhaimin tidak mengambil pusing dengan keputusan Khofifah Indra Parawansa. Bahkan dirinya menganggap perbedaan pilihan itu merupakan bagian dari demokrasi.
“Itu biasa, masing-masing punya hak demokrasi untuk memilih, ” kata dia.
Sebelumnya pada Rabu 10 Januari 2024, Khofifah mengumumkan dukungannya kepada Prabowo-Gibran dan menyampaikan siap menjadi juru kampanye bagi pasangan itu.

