Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Gubernur Sumsel Minta Bupati dan Wali Kota Tidak Gelar Perayaan Berlebihan
Regional

Gubernur Sumsel Minta Bupati dan Wali Kota Tidak Gelar Perayaan Berlebihan

RiyadiBy Riyadi25/12/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta seluruh bupati dan wali kota di wilayah Sumsel untuk tidak menggelar perayaan Tahun Baru secara berlebihan. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta seluruh bupati dan wali kota di wilayah Sumsel untuk tidak menggelar perayaan Tahun Baru secara berlebihan.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat edaran tentang kesederhanaan menyambut pergantian Tahun Baru yang diterbitkan Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Surat edaran ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga yang tengah menghadapi musibah bencana,” ujar Herman Deru, Rabu (24/12/2025).

Baca juga :   Hari Literasi Internasional, Hutama Karya Perkuat Akses Pendidikan Melalui Program HK Peduli Pendidikan

Gubernur menekankan pentingnya menyikapi momentum pergantian Tahun Baru secara bijak, sederhana, dan penuh empati. Ia mengajak seluruh kepala daerah menjadikan pergantian tahun sebagai momen refleksi bersama, bukan sekadar perayaan yang bersifat euforia.

Menurut Herman Deru, nilai ketenangan, kepedulian sosial, serta empati kemanusiaan perlu lebih dikedepankan, mengingat kondisi masyarakat yang beragam, terutama bagi mereka yang sedang tertimpa musibah.

Dalam surat edaran tersebut, gubernur juga meminta pemerintah kabupaten dan kota tidak mendorong atau menyelenggarakan kegiatan perayaan Tahun Baru yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Pesta terbuka, konvoi kendaraan, dan aktivitas sejenis diminta untuk tidak dilaksanakan.

Baca juga :   Terungkap, Isi Pesan Terakhir Lilie Wijayanti Sebelum Meninggal di Puncak Carstensz Pyramid

Ia menilai perayaan yang berlebihan tidak sejalan dengan semangat solidaritas dan kepekaan sosial, terlebih sejumlah wilayah di Sumatera Selatan masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak bencana alam.

Selain itu, Herman Deru menginstruksikan pemerintah daerah menyesuaikan langkah-langkah pengendalian ketertiban dan keamanan di wilayah masing-masing agar situasi tetap aman dan kondusif selama malam pergantian Tahun Baru.

Penguatan koordinasi dengan aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya dinilai penting guna mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat.

Baca juga :   Proyek Jalan Tambang di Lahat Disorot, Pakar Lingkungan Ingatkan Pejabat Berwenang Bisa Ikut Terseret Hukum

Gubernur menegaskan, kebijakan ini bukan dimaksudkan untuk membatasi kebahagiaan masyarakat, melainkan agar perayaan Tahun Baru lebih bermakna, sederhana, serta sarat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Ia berharap seluruh bupati dan wali kota di Sumatera Selatan dapat menjadikan surat edaran tersebut sebagai pedoman dan melaksanakannya secara bertanggung jawab, sehingga suasana pergantian Tahun Baru di Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan penuh empati.[DSK]

Berlebihan Bupati Diminta Gubernur Sumsel Perayaan Tidak Gelaar Wali Kota
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleNatal 2025, Gereja Katolik di Palembang Doa Khusus untuk Korban Bencana Sumatera
Next Article Wabup OKU Timur dan Kapolres Tinjau Pengamanan Ibadah Malam Natal
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,903 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,776 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,748 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?