RELUNG.ID – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, meninjau progres pembangunan Coal Unloading Terminal Keramasan yang berlokasi di Terminal Logistik Keramasan, Kertapati, Palembang. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan selesai pada akhir 2026 dan mulai beroperasi awal 2027.
Dalam kunjungannya, Herman Deru didampingi jajaran pejabat Pemprov Sumsel, termasuk Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Ir. Basyaruddin Akhmad, Kepala Bappeda Sumsel Regina Aryanti, serta perwakilan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang.
Rombongan berangkat dari Stasiun Kertapati Palembang sekitar pukul 09.10 WIB dan meninjau lokasi pembangunan selama lebih dari 30 menit. Sebelum meninjau lapangan, Herman Deru mendengarkan penjelasan tentang progres proyek melalui panel di lokasi.
Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa terminal ini bertujuan meningkatkan daya angkut logistik batu bara dari 8 juta ton menjadi 40 juta ton per tahun. Proyek ini juga diharapkan mengurangi ketergantungan pada jalur darat untuk pengangkutan sumber daya alam, memprioritaskan kereta api sebagai moda utama logistik.
“Dengan percepatan proyek, kami berharap akhir 2026 atau awal 2027 sudah selesai. Ini akan membantu mengurai lalu lintas pengangkutan batu bara agar lebih fokus ke kereta api, mengurangi kecelakaan di jalan raya, serta lebih ramah lingkungan,” ujar Herman Deru.
Ia menambahkan bahwa penggunaan jalur khusus untuk angkutan batubara diharapkan menggantikan penggunaan jalan raya, mengurangi dampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan.
Pembangunan Terminal Bongkar Batubara Keramasan (TBB Keramasan) merupakan inisiatif PT Kereta Api Indonesia (KAI), bekerja sama dengan anak perusahaannya, KAI Logistik, dan PT Sentosa Laju Sejahtera. Proyek ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan logistik industri pertambangan yang terus meningkat.
Selain meninjau Terminal Keramasan, Herman Deru dan rombongan juga mengunjungi fasilitas seaway di kawasan Jalan Lintas Timur Palembang-Prabumulih, Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.[THQ]

