RELUNG.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Benny Ramdani, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) serentak Partai Hanura se-Sumatera Selatan di Hotel Beston Palembang, Minggu (5/10/2025).
Dalam sambutannya, Benny menegaskan bahwa Muscab merupakan forum tertinggi di tingkat cabang, dengan agenda utama memilih ketua DPC baru di 17 kabupaten/kota.
“Forum ini adalah ajang demokrasi tertinggi di tingkat cabang. Para pengurus anak cabang berhak menentukan siapa yang akan menakhodai partai di daerahnya,” ujarnya.
Benny berharap Muscab ini dapat melahirkan pemimpin yang kuat, berintegritas, dan memahami aspirasi rakyat. Ia mengibaratkan ketua DPC sebagai “kapten kapal” atau “pilot pesawat” yang menavigasi partai menuju kemenangan, bahkan di tengah badai politik.
“Ketua DPC harus bisa mengarahkan partai seperti kapten kapal yang membawa Hanura menuju pelabuhan harapan,” tegasnya.
Ia juga menyebut pemimpin partai harus berperan layaknya “dokter organisasi” yang mampu mendiagnosis dan menyembuhkan persoalan, baik di internal partai maupun di tengah masyarakat.
“Pemimpin Hanura harus bisa membaca situasi rakyat dan memperjuangkan solusi melalui wakil-wakilnya di legislatif,” tambahnya.
Menurut Benny, Muscab serentak ini menjadi bagian dari konsolidasi besar-besaran Partai Hanura secara nasional, mulai dari tingkat pusat hingga ke akar rumput.
“Kita sedang membangun penguatan organisasi dari DPD di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, hingga ribuan PAC dan lebih dari 83.000 ranting,” jelasnya.
Benny optimistis, dengan struktur yang solid hingga ke level bawah, Hanura akan siap menatap Pemilu 2029.
“Kalau semua sudah terbentuk dan kompak, Hanura siap menjemput kemenangan di Pemilu 2029,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Hanura Sumsel Akhmad Al Azhar menuturkan, seluruh DPC dari 17 kabupaten/kota hadir dalam Muscab kali ini.
“Hanya tiga daerah yang memiliki dua calon, yakni Palembang, Ogan Ilir, dan OKU. Selebihnya calon tunggal,” kata Azhar.
Ia juga mengungkapkan, DPD Hanura Sumsel terus mendorong penguatan publikasi digital dengan membentuk 25 admin khusus yang mengelola konten partai di media sosial.
“Untuk DPC yang belum aktif, akan kita adakan pelatihan agar lebih maksimal dalam publikasi kegiatan partai,” tandasnya. (DSK)

