RELUNG.ID — Program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 mencatatkan kesuksesan besar dengan total nilai transaksi mencapai Rp31,2 triliun, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Program yang berlangsung dari 10 hingga 16 Desember 2024 ini melibatkan 407 peserta, termasuk pedagang, ritel daring, dan penyedia layanan lokapasar.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, transaksi tahun ini mengalami peningkatan sekitar 21,4 persen dibandingkan capaian tahun 2023 yang mencapai Rp25,7 triliun. Antusiasme pelanggan pun melonjak dengan jumlah pembeli mencapai 98 juta orang, rata-rata menghabiskan Rp318.000 per orang.
“Harbolnas 2024 tidak hanya menjadi ajang belanja, tetapi juga kontribusi nyata dalam mendukung perekonomian digital nasional dan produk lokal,” ujar Airlangga.
Sejak pertama kali diluncurkan, Harbolnas terus menjadi motor penggerak ekonomi digital Indonesia. Tahun ini, kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian UMKM, dengan fokus mendorong penjualan produk dalam negeri.
Dengan angka transaksi fantastis ini, Harbolnas 2024 diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing UMKM di pasar online.
“Harbolnas 2024 membuktikan bahwa ekonomi digital memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Indonesia,” tutup Airlangga.[TRA]

