RELUNG.ID – Harga Cabai di Kota Lubuklinggau, Sumsel terus mengalami kenaikan sejak beberapa bulan terakhir.
Terpantau hingga kini, harga cabai di Sumsel tembus Rp100 ribu perkilogram.
Kenaikan ini pun diakui oleh salah satu pedagang di Pasar Inpres Lubuklinggu, Hasri.
Baca Juga: Ini 5 Keunggulan dan Kekurangan Beli Ford Ecosport Bekas
“Untuk harga cabe setan dari Rp90 ribu jadi Rp100 ribu perkilo, cabe merah dari Rp80 ribu jadi Rp90 ribu perkilo, cabe rawit dari Rp70 ribu jadi Rp80 ribu perkilo. Lalu, cabe hijau dari Rp35 ribu jadi Rp50 ribu perkilo,” kata Hasri.
Dia mengaku, kenaikan ini sudah terjadi sejak seminggu lalu. Dia tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan ini.
Namun, menurutnya kenaikan ini diduga disebabkan stok cabe yang sedikit di Curup (Bengkulu).
Baca Juga: Tecno Spark 20C, Smartphone Entry Level dengan Warna dan Fitur Menarik
“Jadi stok banyak yang dibawa kesana, nah disini sedikit. Faktor lainnya adalah jelang tahun baru,” terangnya.
Kenaikan ini bukan hanya terjadi pada cabai, tetapi juga pada sayur-mayur, seperti Kubis, Sawi Bola dan Terong Besar.
Kenaikan harga cabai dan sayur-sayuran banyak membuat pembeli kaget.
Baca Juga: Toyota Rangga Dijual Perdana di Thailand, Harganya Segini
“Jadi pembeli yang biasanya membeli banyak, sekarang menguranginya menjadi setengah atau seperempat saja,” pungkasnya.

