RELUNG.ID – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Palembang terus mengalami lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir. Di Pasar 26 Ilir, cabai merah keriting bahkan tembus Rp90 ribu per kilogram (kg), sementara di Pasar KM 5 dijual Rp75 ribu per kg. Padahal sebelumnya harga masih berkisar Rp40–55 ribu per kg.
Andi, pedagang di Pasar KM 5, mengungkapkan kenaikan harga dipengaruhi kondisi cuaca yang tidak menentu, sehingga stok cabai berkurang akibat gagal panen. “Kalau hujan deras, cabai cepat busuk. Stok juga jadi langka, makanya harga melonjak,” ujarnya, Senin (15/9/2025).
Tak hanya cabai merah keriting, harga cabai rawit dan cabai hijau juga ikut terkerek naik. Hal ini membuat pedagang kesulitan menjaga kualitas barang dagangan, karena risiko merugi semakin besar.
Menanggapi kondisi tersebut, Kabid Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan Disdag Palembang, Elsa Noviani, menyebutkan pihaknya telah menggelar pasar murah untuk menjaga ketersediaan bahan pokok. Namun, ia menegaskan cabai termasuk komoditas paling rentan berfluktuasi.
“Fluktuasi harga cabai sangat dipengaruhi stok dan cuaca. Dari pantauan kami, harga cabai merah keriting di Pasar Lemabang relatif stabil di kisaran Rp55 ribu per kg, tapi cabai rawit hijau justru naik hingga Rp70–75 ribu dari sebelumnya Rp60 ribu per kg,” jelas Elsa.[THQ]
Harga Sembako di Pasar KM 5 Palembang (15/9/2025):
- Beras Medium: Rp13.000/kg
- Beras Premium: Rp15.000/kg
- Gula Pasir Curah: Rp18.000/kg
- Gula Pasir Kemasan: Rp18.000/kg
- Minyak Goreng Curah: Rp19.000/liter
- Minyak Goreng Kemasan: Rp19.000/kg
- Tepung Terigu: Rp13.000/kg
- Daging Sapi: Rp140.000/kg
- Daging Ayam Ras: Rp37.000/kg
- Telur Ayam Ras: Rp26.000/kg
- Bawang Merah: Rp35.000/kg
- Bawang Putih: Rp35.000/kg
- Cabai Merah Keriting: Rp75.000/kg
- Cabai Rawit: Rp55.000/kg
- Cabai Burung: Rp40.000/kg

