RELUNG.ID – Harga emas dunia saat ini terpantau menurun di perdagangan sebesar 1,15 persen, Kamis (12/12). Meski menurun, dalam sebulan harga emas ini terlihat melonjak hingga 2,32 persen.
Hal ini membuat ahli strategi komoditas memprediksi jika harga emas bakal menguat kembali di tahun 2025 mendatang.
Dikutip MT Newswires, dalam laporan proyeksi emas 2025, ahli strategi komoditas di ING, Ewa Manthey mengatakan bahwa kombinasi kondisi makro yang bullish, risiko geopolitik yang berlanjut, serta pembelian negara-negara maju akan mendorong harga emas ke level tertinggi baru tahun depan.
“Emas telah menjadi salah satu komoditas dengan performa terbaik tahun ini,” katanya.
Menurut Manthey, logam mulia ini telah melonjak lebih dari 25 persen sepanjang tahun, mencapai serangkaian rekor baru, didukung oleh optimisme pemangkasan suku bunga, pembelian kuat oleh bank sentral, dan tingginya permintaan dari Asia.
“Permintaan sebagai aset safe-haven di tengah risiko geopolitik yang meningkat serta ketidakpastian menjelang pemilu AS pada November juga mendukung reli emas yang memecahkan rekor tahun ini,” ujarnya.
Secara keseluruhan, ING memperkirakan reli emas akan terus berlanjut pada 2025, dengan memproyeksikan harga rata-rata emas mendekati rekor tertinggi tahun ini pada kuartal pertama dan kedua 2025.
“Kami percaya momentum positif emas akan terus berlanjut dalam jangka pendek hingga menengah,” pungkasnya. (EWJ)

