Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Harga Kopi Robusta di Pagar Alam Merosot Tajam, Petani Khawatir Dampak Panjang
Indeks

Harga Kopi Robusta di Pagar Alam Merosot Tajam, Petani Khawatir Dampak Panjang

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda22/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Seorang petani di kota Pagar Alam sedang memanen kopi. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Harga biji kopi robusta di Pagar Alam, Sumatera Selatan, anjlok hingga Rp 50 ribu per kilogram meski sedang memasuki puncak musim panen. Penurunan harga ini menjadi pukulan berat bagi petani yang menggantungkan hidup pada hasil panen kopi.

Pada awal musim panen, harga biji kopi robusta sempat mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Namun, harga terus menurun seiring berjalannya masa panen, hingga kini biji kopi berkualitas terbaik hanya dihargai Rp 56 ribu hingga Rp 58 ribu per kilogram.

Nuzul, petani kopi di kawasan Gunung Dempo, mengaku penurunan harga sudah terasa sejak bulan lalu.

“Kalau turunnya itu sudah dari bulan lalu. Minggu lalu saya masih bisa jual di harga Rp 65 ribu per kilogram, tapi sekarang sudah turun lagi jadi Rp 56 ribu,” kata Nuzul, Sabtu (21/6/2025).

Ia menjelaskan, penurunan harga seperti ini sering terjadi saat musim panen karena tingginya jumlah pasokan biji kopi di pasaran.

“Biasanya memang harga turun kalau lagi panen. Mungkin karena stok kopi membludak dan banyak petani yang menjual hasil panennya bersamaan,” tambahnya.

Nuzul berharap harga tidak terus menurun karena hasil panen kopi menjadi satu-satunya sumber penghasilan keluarganya.

“Kalau bisa jangan sampai turun ke Rp 50 ribu lagi. Kami berharap di bulan-bulan ke depan harganya bisa naik,” ujarnya penuh harap.

Tio, petani kopi di kawasan Padang, perbatasan Lahat-Pagar Alam, juga merasakan dampak penurunan harga meski ia sudah memasuki akhir musim panen.

“Minggu lalu saya masih jual di harga Rp 65 ribu per kilogram. Sekarang malah di bawah Rp 60 ribu. Ini berat untuk petani,” katanya.

Ia menilai penurunan harga merupakan hal yang lazim terjadi saat musim panen, tetapi tetap berharap ada kestabilan harga untuk mendukung kesejahteraan petani.

“Kalau bisa harga tetap stabil, jangan turun lagi. Kasihan petani yang baru memulai panen kalau harganya terus jatuh,” tambahnya.

Penurunan harga kopi robusta yang berulang setiap musim panen menjadi tantangan tersendiri bagi petani. Mereka berharap ada kebijakan yang dapat menjaga kestabilan harga, sehingga kerja keras mereka di ladang tidak berakhir dengan kerugian.

Para petani juga berharap bahwa permintaan pasar akan biji kopi robusta dapat meningkat di bulan-bulan mendatang, agar harga dapat kembali naik dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan mereka.[THQ]

Kopi Kopi Robusta Pagar Alam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLonjakan Titik Panas di Sumsel Juni 2025, Musi Rawas Terbanyak
Next Article Para Jawara Gaple Sumsel Adu Kelihaian di Final Kapolda Sumsel Cup 2025
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,896 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,769 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,741 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?