RELUNG.ID – Setelah stabil di akhir pekan, harga emas justru turun pada awal pekan ini, Senin (11/8/2025). Penurunan terjadi pada emas perhiasan maupun emas murni yang dijual di butik Antam dan Galeri 24 Pegadaian.
Di Toko Emas Makmur Jaya, Terminal Perumnas Sako, harga emas perhiasan kadar 92 persen atau 22 karat turun signifikan. Untuk ukuran satu suku (6,7 gram) dijual Rp10.500.000, turun Rp100.000 dari harga kemarin Rp10.600.000 per suku.
Harga per gramnya juga turun. Dari Rp1.580.000 menjadi Rp1.570.000 per gram, atau berkurang Rp10.000 per gram.
Di Toko Emas Laris, Pasar 16 Ilir, harga perhiasan juga terkoreksi. Emas cincin dijual Rp10.550.000 per suku, turun Rp50.000 dari harga kemarin. Emas gelang dan kalung dijual Rp10.500.000 per suku, juga turun Rp50.000 per suku. Harga tersebut sudah termasuk ongkos pembuatan perhiasan.
Sementara itu, harga emas perhiasan di Galeri 24 Pegadaian masih stabil. Harga bervariasi sesuai kadar emas:
- 8k: Rp750.000 – Rp780.000 per gram
- 16k: Rp1.350.000 – Rp1.380.000 per gram
- 17k: Rp1.400.000 – Rp1.450.000 per gram
- 24k (99%): Rp1.900.000 – Rp1.950.000 per gram
Untuk emas murni, harga juga ikut turun. Emas Antam dijual Rp1.949.000 per gram, turun Rp6.000 dari Rp1.955.000 per gram. Harga buyback di angka Rp1.791.000 per gram.
Emas murni Galeri 24 Pegadaian dijual Rp1.924.000 per gram, turun Rp9.000 dari Rp1.935.000 per gram. Harga buyback berada di kisaran Rp1.790.000 per gram.
Awi, pemilik Toko Emas Makmur Jaya, mengatakan penurunan harga emas terjadi karena investor masih menahan diri. “Mereka menunggu data inflasi Amerika Serikat untuk Juli 2025,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengumuman data inflasi tersebut akan menentukan arah kebijakan suku bunga The Fed. “Jika inflasi menurun, harga emas bisa ikut terkoreksi,” katanya. (CKM)

