RELUNG.ID – Kecelakaan terjadi salah satu penyebabnya karena pengemudi mau injak rem malah melakukan kesalah dengan menginjak gas.
Biar kalian tidak melakukan kesalahan yang fatal hingga berunjung kematian! Dilansir dari AutoFun ini 5 penyebab pengemudi sering salah injak pedal gas. Simak dibawah ini :
1. Kehilangan Fokus dan Konsentrasi Saat Berkendara
Menurut penuturan banyak pengguna mobil, mereka salah menekan pedal gas dengan pedal rem sering kali terjadi disebabkan karena pengemudi kurang waspada saat berkendara. Beberapa kasus kurang kewaspadaan mungkin disebabkan oleh kurang tidur atau kelelahan karena berkendara terlalu lama.
Baca Juga: Tampil di GIIAS, Hyundai Keluarkan Mobil Termahal
Sementara itu, pada beberapa kasus lain, tidak konsentrasi saat berkendara karena mengendalikan kemudi sambil melihat ponsel, dandan memakai make up, atau akibat suasana hati yang sedang kacau. Kondisi fokus pikiran terdistraksi sehingga menimbulkan refleks yang tidak diinginkan, seperti kesalahan menekan pedal gas yang semestinya injak pedal rem.
2. Baru Mengendarai Mobil dengan Transmisi Otomatis
Mobil dengan transmisi otomatis cukup praktis karena kita cukup injak pedal gas dan rem saja. Namun bagi mantan pengguna mobil manual yang baru mengendarai mobil matic, ini jadi sedikit masalah.
Berpindah dari transmisi manual ke transmisi otomatis dapat dengan mudah menyebabkan pengemudi bingung seberapa dalam saat menginjak pedal gas. Mereka yang terbiasa melepas kopling sambil injak pedal gas, maka jadi kikuk karena cuma injak gas saja.
Baca Juga: Wuling Pamer Mobil Baru di GIIAS Surabaya
Tak jarang, injakan pedalnya terlalu dalam sehingga mobil jadi melejit. Karena tidak dibatasi oleh gigi transmisi dan kopling manual, maka laju mobil jadi sulit terkendali.
3. Lupa Memindahkan Gigi ke Posisi N atau P
Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, pengguna mobil matic yang masih pemula kadang suka lupa untuk memindah tuas transmisi ke N atau P saat berhenti, dan membiarkannya dalam mode D. Begitu pedal rem dilepas, mobil langsung bergerak perlahan dan bila pengemudi gampang panik maka ia bisa saja salah injak pedal.
4. Posisi Duduk yang Tidak Nyaman
Bagi beberapa orang, ada yang malas atau enggan mengatur kembali posisi kursi pengemudi setelah mobil digunakan orang lain. Padahal, posisi duduk yang kurang nyaman dan ergonomis juga secara tidak sengaja mempengaruhi proses pengereman.
Saat berhenti di lampu merah atau berhenti sementara, pengemudi bisa saja lupa dengan menginjak pedal gas yang semestinya pedal rem. Oleh karena itu, ketika terjadi kecelakaan, seringkali refleks alamiahnya adalah menginjak pedal rem, namun saat ini kaki masih menumpang pada pedal gas.
5. Salah Kostum Bikin Tidak Nyaman Pergerakan Kaki Saat Injak Pedal Gas
Pemilihan pakaian yang tidak tepat seperti sepatu hak tinggi atau rok panjang yang terlalu ringan, atau kain sarung bagi kaum pria bisa juga dapat menimbulkan masalah saat mengemudi. Paling sering, pengemudi wanita kesulitan dalam mengoperasikan kendaraan karena alas kaki dengan hak tinggi.
Pergerakan kaki tidak leluasa karena sepatu hak tinggi atau rok panjang yang kadang suka tersangkut. Itulah mengapa saat mengemudi disarankan memilih busana dan alas kaki yang aman dan nyaman.
Semoga bermanfaat

