“Setiba kami disana api padam, karena sudah dipadamkan salah seorang anggota kami yang rumahnya di sekitar lokasi dibantu warga,” pungkasnya.
Kejadian ini mengundang pro dan kontra dari Netizen. Mereka berkomentar atas portal yang menghalangi petugas damkar yang masuk ke dalam TKP.
Menurut salah satu netizen @nur, komplek tersebut hampir setiap hari sering dilewati mobil besar termasuk truk, padahal bukan jalan umum. Karena jalan komplek ini merupakan salah satu akses tercepat daripada jalan umum. Sehingga, komplek tersebut harus memasang portal.
“Bukan cak kegerotan cuma disitu emang diportal galo krn galak dijadiken jalan tembusan buat mobil2 besak, ini komplek jadi bahayo buat bocil2 yg galak maen di wilayah komplek. Jugo demi keamanan komplek tula. Bukan ngesok tp emang kendak wong komplek nian nak ckmano,” tulisnya akun @nzhra***

