RELUNG.ID — PT Hutama Karya terus mempersiapkan berbagai fasilitas demi kenyamanan pemudik pada arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah co-working space di rest area Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), yang ditujukan bagi pemudik yang masih menjalankan sistem work from anywhere (WFA).
Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, menyebut bahwa fasilitas tersebut dihadirkan di beberapa rest area strategis sepanjang jalur mudik.
“Co-working space ini diharapkan bisa membantu para pemudik yang tetap harus menyelesaikan pekerjaan dan mengejar deadline sebelum Lebaran. Ini merupakan bentuk dukungan kami untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar, nyaman, dan produktif,” ujar Budi pada Senin (10/3/2025).
Tak hanya menghadirkan fasilitas kerja, Hutama Karya juga meningkatkan layanan transaksi tol demi mengurangi antrean di gerbang tol. Sebanyak 140 unit mobile reader telah disiapkan, ditambah dengan penyediaan 32.208 kartu uang elektronik (UE).
“Kami berharap langkah ini bisa membuat perjalanan mudik Lebaran 2025 menjadi lebih lancar, aman, dan menyenangkan bagi masyarakat,” tambahnya.
Kebijakan WFA ini sejalan dengan keputusan pemerintah yang menetapkan sistem kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 24-27 Maret 2025. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengingatkan bahwa WFA harus dijalankan dengan tetap menjaga produktivitas dan pelayanan publik.
“Setiap dinas memiliki kewenangan mengatur teknis pelaksanaan WFA. Namun, yang terpenting adalah pekerjaan tetap berjalan dengan baik. Jangan sampai justru berubah menjadi resting from anywhere sehingga mengganggu layanan publik,” kata Tito.
Dengan fasilitas co-working space dan peningkatan layanan tol ini, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini berjalan lebih tertib dan pemudik tetap bisa bekerja tanpa kendala selama perjalanan.[THQ]

