RELUNG.ID — Para tenaga honorer yang bekerja di lingkungan sekretariat daerah (setda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin mengungkapkan keluhannya karena sudah dua bulan berturut-turut mereka belum menerima gaji tanpa alasan yang jelas.
Salah satu honorer di Pemkab Banyuasin menyatakan bahwa kondisi tersebut sangat mengganggu kehidupan mereka karena kebutuhan rumah tangga terhambat akibat keterlambatan pembayaran gaji.
Meskipun demikian, mereka tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.
“Belum (gajian) dua bulan, kurang tahu alasannya, ” kata salah satu honorer di Pemkab Banyuasin.
Namun, di tengah kondisi tersebut, para honorer berharap agar gaji mereka segera dibayarkan. Mereka menekankan bahwa gaji tersebut sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti membeli sembako dan kebutuhan lainnya.
“Itu harapan kami, karena kami butuh uang untuk memerlukan kebutuhan sehari hari seperti membeli sembako dan lainnya, “ujarnya.
Seorang honorer di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berinisial R juga mengonfirmasi bahwa honorer di setda belum menerima gaji, sementara mereka di OPD tidak mengalami masalah serupa.
“Iya belum gajian mereka, kalau kami (honorer OPD) tidak ada masalah, “ujarnya.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah, Yuni Khairani, menjelaskan bahwa untuk bulan Januari tidak ada masalah penunggakan gaji.
“Namun, untuk bulan Februari, pembayaran gaji honorer belum dilakukan karena pembayaran gaji honorer biasanya dilakukan di ujung bulan atau paling cepat awal bulan, ” kata dia. [RG]

