RELUNG.ID — Lonjakan titik panas (hotspot) di Sumatera Selatan (Sumsel) terjadi dalam dua hari terakhir, yakni 16-17 Oktober 2024, menurut data dari LAPAN Hotspot BRIN. Selama periode tersebut, jumlah hotspot mencapai 96 titik, dengan Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan sebagai penyumbang terbesar.
Rincian Kenaikan Hotspot:
– Rabu, 16 Oktober 2024: 56 hotspot
– Kamis, 17 Oktober 2024: 40 hotspot
– OKU Selatan: 27 hotspot
– OKU: 15 hotspot
– Ogan Komering Ilir (OKI): 11 hotspot
– Musi Rawas: 10 hotspot
Empat daerah di Sumsel, yakni Palembang, Pagar Alam, Lahat, dan Ogan Ilir (OI), tidak mencatat adanya hotspot selama dua hari terakhir.
Kenaikan hotspot ini disebabkan oleh hujan yang tidak merata, terutama karena hujan hanya terjadi pada malam hari di beberapa wilayah. Pada awal Oktober, jumlah harian hotspot sempat rendah, dengan angka tertinggi tercatat 25 hotspot pada 8 Oktober.
Total Hotspot Selama 2024 dan Oktober
– Oktober 2024: 227 hotspot
– September 2024: 1.540 hotspot (tertinggi)
– Sepanjang 2024: 3.911 hotspot
Berikut adalah hotspot tertinggi sepanjang 2024:
– Musi Banyuasin (Muba): 859 hotspot
– Muara Enim: 609 hotspot
– Musi Rawas: 460 hotspot
– Muratara: 405 hotspot
– Lahat: 245 hotspot
– OKI: 238 hotspot
– OKU Selatan: 129 hotspot
– OKU Timur: 111 hotspot
– PALI: 109 hotspot
Hotspot terendah dicatat di:
– Pagar Alam: 2 hotspot
– Palembang: 8 hotspot
– Lubuklinggau: 9 hotspot

