Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Hotspot Sumsel Tembus 1.434 Titik, Sehari Usai Prabowo Pimpin Rapat Karhutla
Regional

Hotspot Sumsel Tembus 1.434 Titik, Sehari Usai Prabowo Pimpin Rapat Karhutla

RiyadiBy Riyadi25/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Karhutla di Pulau Semambu Ogan Ilir. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Jumlah titik panas atau hotspot di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali melonjak pada pekan terakhir Agustus 2026. Berdasarkan data Sistem Informasi Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan, tercatat 1.434 hotspot di Sumsel pada Selasa (25/8/2026) pukul 05.00 WIB.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 1.344 hotspot. Lonjakan terjadi hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto datang ke Palembang untuk memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Sumsel, Senin (24/8/2026).

Kenaikan juga terlihat dalam akumulasi bulanan. Sepanjang Agustus 2026, jumlah hotspot di Sumsel tercatat mencapai 9.596 titik, meningkat tajam dibandingkan Juli yang berada di angka 2.096 titik.

Baca juga :   Bupati OKU Timur Sampaikan Usulan Program Super Prioritas ke Gubernur Sumsel

Berdasarkan pemantauan ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC), dampak karhutla juga mulai memicu kabut asap di sejumlah wilayah Sumsel.

Sedikitnya delapan daerah terdeteksi mengalami kabut asap, yakni Palembang, Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin, Muara Enim, Ogan Komering Ilir (OKI), Prabumulih, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara (Muratara).

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan sejumlah wilayah masih terpantau memiliki hotspot cukup tinggi.

Baca juga :   Kembangkan SDM Migas, Muba Bakal Jalin Kerjasama Tripartit

OKI menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 654 titik. Selanjutnya Muba 219 titik, Muara Enim 152 titik, Banyuasin 87 titik, OKU Timur 83 titik, Muratara 53 titik, PALI 43 titik, OKU 37 titik, Musi Rawas 33 titik dan Ogan Ilir 32 titik.

Sementara itu, Lahat tercatat 17 hotspot, OKU Selatan 14 titik, Empat Lawang delapan titik, sedangkan Lubuklinggau dan Prabumulih masing-masing satu titik.

“Hotspot tidak otomatis berarti titik kebakaran. Hotspot merupakan indikasi panas yang terdeteksi melalui sistem pemantauan. Kondisi tersebut berbeda dengan fire spot yang menunjukkan lokasi kebakaran,” ujar Sudirman, Selasa (25/8/2026).

Baca juga :   Presiden Prabowo Resmikan Enam PLTS di Wilayah 3T untuk Dorong Energi Terbarukan

Menurut Sudirman, pemantauan hotspot terus dilakukan untuk menentukan wilayah yang membutuhkan perhatian dan penanganan lebih lanjut.

Sudirman mengatakan penanganan karhutla saat ini difokuskan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan.

Di Kabupaten OKI, tim melakukan penanganan di Kecamatan Tulung Selapan, Pangkalan Lampam, Pampangan, Tanjung Lubuk dan Cengal.

Baca juga :   Kepala BGN Soal Desakan Hentikan Program Makan Bergizi Gratis: Tunggu Arahan Presiden Prabowo

Sementara di Muara Enim, pemadaman dilakukan di Gelumbang dan Sungai Rotan. Di Muba, tim difokuskan di Bayung Lencir, Desa Muara Medak dan Kecamatan Lalan.

Untuk Banyuasin, wilayah yang menjadi perhatian meliputi Rambutan, Betung dan Rantau Bayur.

Penanganan juga dilakukan di Indralaya Utara, Ogan Ilir, serta Kecamatan Penukal dan Penukal Utara di Kabupaten PALI.

Baca juga :   Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

Hingga Selasa (25/8/2026), BPBD Sumsel mencatat sebanyak 1.781 kejadian karhutla sepanjang 2026 dengan indikasi luas lahan terbakar mencapai 1.926,2 hektare.

Sudirman mengingatkan masyarakat, terutama yang berada di wilayah rawan karhutla, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kondisi saat ini air sudah sulit didapatkan oleh tim yang melakukan pemadaman di wilayah yang terjadi karhutla. Hotspot ini terus kita pantau dan menjadi perhatian. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di daerah yang terpantau memiliki hotspot cukup tinggi,” katanya.

Baca juga :   Prabowo Prihatin Kecelakaan KA di Bekasi Timur, Janjikan Investigasi dan Perbaikan Perlintasan

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti luas lahan mineral dan gambut yang terbakar di Sumsel sepanjang Januari hingga Juli 2026 yang mencapai 1.926,2 hektare.

Prabowo meminta penanganan karhutla dilakukan sesegera mungkin. Pemerintah pusat juga siap memberikan tambahan bantuan apabila diperlukan untuk mempercepat proses pemadaman.

“Saya tekankan untuk kebakaran lahan 1.926,2 hektare ini segera dipadamkan. Kalau perlu tambahan bantuan dari atas kita usahakan sesegera mungkin,” kata Prabowo.

Baca juga :   Gubernur Sumsel Ajak Notaris Dukung Pendirian Koperasi Merah Putih

Menurut Prabowo, kondisi karhutla di Sumsel secara umum masih terkendali. Namun, keterbatasan sumber air di sejumlah lokasi menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman.

“Sumsel saya rasa dalam keadaan terkendali. Yang sulit, air akan dibor, yang akan dikirim dalam waktu dekat,” ujarnya.

Selain meminta percepatan pemadaman, Prabowo juga menginstruksikan aparat penegak hukum menindak tegas pelaku pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja.

Baca juga :   Didemo Siswa, Guru SMKN 1 Lubuklinggau Jadi Tersangka Kasus Pelecehan

“Saya sudah meminta Kapolda Sumsel untuk menindak tegas pelaku pembakaran lahan yang dilakukan dengan sengaja,” tegasnya.[THQ]

Hotspot Sumsel Presiden Prabowo Rapat Karhutla Tembus Ribuan Titik
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSamsung Kuasai Pasar Smartphone Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Merek yang Tumbuh
Next Article Laporan ke Presiden, OKI Peringkat Pertama Penyumbang Hotspot di Sumsel
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,891 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,764 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,737 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?