RELUNG.ID – Dalam dua minggu terakhir, Perusahaan Huawei merilis tiga ponsel barunya seri Mate 60.
Semua ponsel tersebut mendukung teknologi 5G.
Hal ini menandakan jika Huawei akan kembali ke pasar Smartphone global melalui seri Mate 60.
Baca Juga: Kesepakatan Baru, Apple Perpanjang Penggunaan Modem 5G Qualcomm Hingga 2026
Dikutip dari IT Home, langkah ini adalah bagian dari strategi Huawei untuk membangun kembali fondasi di pasar domestik China dan melanjutkan ekspansi ke pasar luar negeri.
Meskipun jadwal pasti ekspansi global belum diumumkan, langkah ini mencerminkan ambisi perusahaan untuk bersaing di panggung global sekali lagi.
Sebagai latar belakang, Huawei telah terjebak dalam konflik dagang panjang antara Tiongkok dan Amerika Serikat selama lebih dari lima tahun.
Baca Juga: Orang Tua Harus Tahu! Ini 5 Tanda Bayi Kedinginan
Akibatnya, perusahaan mengalami larangan akses ke sebagian besar teknologi Amerika Serikat.
Namun, seri Mate 60, yang terdiri dari Mate 60, Mate 60 Pro, dan Mate 60 Pro+, menghadirkan teknologi 5G dan chipset Kirin 9000S yang sepenuhnya diproduksi di dalam negeri Tiongkok dengan proses teknologi 7nm.
Meskipun Huawei tidak memberikan komentar resmi tentang asal-usul chipset tersebut.
Baca Juga: Ini Buah Cocok untuk Facial Wajah, Dijamin Kinclong
Dalam laporan tersebut, mengindikasikan bahwa chip tersebut adalah produk murni buatan China.
Huawei telah meningkatkan perkiraan produksi ponselnya dari 30 juta unit pada bulan Januari menjadi 38 juta unit saat ini.
Dari jumlah tersebut, sekitar 20 juta unit telah dikirim, sementara seri Mate 60 Pro diharapkan akan menyumbang sekitar 6 juta unit, atau sepertiga dari pesanan yang masih tersisa.
Baca Juga: 5 Zodiak Jelek saat Berkomunikasi, Omonganya Tidak Jelas
Meskipun ada beberapa laporan yang mengindikasikan bahwa seri Mate 60 mungkin hanya akan diluncurkan di Tiongkok, Huawei belum membuat pernyataan resmi mengenai hal ini, sehingga masih ada kemungkinan peluncuran global di masa mendatang.
Dulu, Huawei pernah mendominasi pasar ponsel pintar Tiongkok dengan pangsa pasar mencapai 42 persen.
Tetapi saat ini pangsa pasar mereka di negara tersebut berada di bawah 10 persen.
Baca Juga: Hati-hati! Ini 5 Zodiak Suka Menusuk Teman dari Belakang
Pangsa pasar global Huawei juga telah turun drastis menjadi hanya 3 persen, yang merupakan penurunan enam kali lipat dari pertengahan tahun 2019.
Dengan langkah-langkah baru ini, Huawei berharap untuk kembali meraih ketenaran di pangsa pasar global ponsel pintar.

