RELUNG.ID – Huawei mengumumkan perjanjian lisensi silang paten global jangka panjang dengan perusahaan Swedia, Ericsson.
Kemitraan ini mencakup standar seperti 3GPP, ITU, IEEE, dan IETF untuk teknologi seluler 3G, 4G, dan 5G.
Selain itu, perjanjian ini juga mencakup penjualan infrastruktur jaringan dan perangkat konsumen. Serta, akan dapat menggunakan teknologi standar yang dipatenkan satu sama lain.
Baca Juga: Sinopsis Film Gran Turismo 2023, Gamer GT jadi Pembalap Sungguhan
Kepala Departemen Kekayaan Intelektual di Huawei, Alan Fan mengatakan, bahwa kedua perusahaan saling menghargai kekayaan intelektual masing-masing, dan perjanjian semacam untuk menciptakan lingkungan paten yang lebih kuat.
“Kemitraan ini juga merupakan bukti bahwa kekayaan intelektual harus dihormati dan dilindungi,” katanya.
Dia juga menambahkan bahwa Huawei menduduki peringkat teratas dalam peringkat pemohon Kantor Paten Eropa dengan lebih dari 4.500 paten yang diajukan.
Baca Juga: Moon Sang Min dan Shin Hyun Been Ditawari Drakor ‘Cinderella At 2 Am’, Begini Sinopsis dan Perannya
Sementara itu, CIPO di Ericsson, Christina Petersson menambahkan, perjanjian ini merupakan pendekatan yang seimbang untuk kepentingan kedua belah pihak dan demi kepentingan konsumen serta perusahaan dimana saja.
Perusahaan Swedia ini memperkirakan pendapatan dari kesepakatan lisensi pada tahun 2023 akan mencapai SEK 11 miliar (hampir $1 miliar).
Siaran persnya menyatakan bahwa Ericsson memiliki lebih dari 60.000 paten dan berada di posisi terdepan sebagai vendor 5G.

