RELUNG.ID- Meski telah memasuki musim penghujan namun kebakaran dan lahan masih saja terjadi di Kabupaten Empat Lawang. Hal itu disebabkan cuaca panas ekstrem yang melanda baru-baru ini.
Hujan yang belum merata di Sumsel membuat tiga wilayah, diantaranya kawasan Padang Ajan, Mekar Jaya dan Mekarti Jaya mengalami kebakaran lahan.
Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang, kejadian ini terkait dengan suhu tinggi yang berlangsung selama beberapa hari sebelumnya.
Plt Kepala BPBD Kabupaten Empat Lawang, Dadang Munandar, melalui Kabid Kesiap Siagaan, Pahri, menyampaikan bahwa kondisi ini memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah lokasi.
“Sekarang sudah mulai turun hujan. Namun, kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca panas ekstrem yang bisa datang kapan saja,” kata Pahri, Senin (4/11).
Pahri juga menjelaskan bahwa angin kencang yang menyertai cuaca panas tersebut berdampak signifikan. Selama seminggu terakhir, lebih kurang 5 hektar lahan dilaporkan terbakar, dan empat rumah rusak berat akibat terjangan angin puting beliung.
Kebakaran lahan yang terjadi terfokus di kawasan Padang Ajan, Mekar Jaya (3A), dan Mekarti Jaya (3B). Petugas BPBD saat ini tengah melakukan pemantauan untuk mengatasi dan mencegah kebakaran lebih lanjut.
“Kami mengimbau untuk kepada amsyarakat lebih berhati-hati dan tidak membakar lahan secara sembarangan,” jelasnya. (salim)

