Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Otomotif»Hypercar Apollo Evo Hadir, Pertahankan Mesin V12 Ferrari Tanpa Elektrifikasi
Otomotif

Hypercar Apollo Evo Hadir, Pertahankan Mesin V12 Ferrari Tanpa Elektrifikasi

alwiBy alwi20/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ferrari Apollo. (Carscoops)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Di tengah tren elektrifikasi dan pembatasan emisi global, mesin V12 naturally aspirated masih menemukan tempatnya melalui sebuah hypercar ekstrem yang tidak akan pernah melaju di jalan raya.

Apollo Evo, mobil khusus lintasan buatan pabrikan Jerman, akhirnya resmi memasuki tahap produksi setelah lebih dari tiga tahun diperkenalkan sebagai prototipe.

Baca juga :   Terinspirasi dari McLaren W1, Richard Mille Keluarkan Jam Tangan Seharga Rp4,3 Miliar

Apollo Evo merupakan penerus Apollo Intensa Emozione (IE) dan hanya akan diproduksi secara sangat terbatas, yakni 10 unit di seluruh dunia.

Mobil pertama saat ini telah memasuki tahap perakitan, dengan pengiriman kepada konsumen dijadwalkan mulai paruh pertama tahun ini.

Dirancang tanpa harus memenuhi regulasi keselamatan kendaraan jalan raya, Apollo memiliki kebebasan penuh untuk menghadirkan desain dan performa ekstrem.

Baca juga :   Aura Nismo RS Concept, Hatchback Hybrid AWD Terbaru Nissan di Tokyo Auto Salon 2026

Evo dibangun di atas monokok serat karbon dengan bobot hanya 165 kilogram, atau sekitar 10 persen lebih ringan dibandingkan IE, sekaligus meningkatkan kekakuan struktur hingga 15 persen.

Dari sisi desain, Apollo Evo tampil agresif dengan lampu LED tajam di bagian depan dan belakang, lubang udara besar di atap, diffuser belakang berukuran besar, serta sayap aktif yang dapat dilipat.

Perangkat aerodinamika tersebut diklaim mampu menghasilkan gaya tekan ke bawah hingga 1.300 kilogram pada kecepatan 320 km/jam.

Baca juga :   Pemprov Sumsel Kaji Penerapan Pajak Kendaraan Listrik Mulai 2026

Bagian interior mengusung konsep minimalis ekstrem. Hampir seluruh elemen non-esensial dihilangkan demi menampilkan struktur mekanis secara terbuka.

Apollo bahkan menjadikan dasbor sebagai elemen struktural, sementara tata letak kontrol dirancang sepenuhnya berorientasi pada fungsi dan kebutuhan pengemudi di lintasan.

Sektor dapur pacu menjadi daya tarik utama Evo. Hypercar ini mengandalkan mesin V12 6,3 liter naturally aspirated yang mampu berputar hingga 8.500 rpm, menghasilkan tenaga 800 hp dan torsi 765 Nm.

Baca juga :   Ferrari Schumcher Dilelang Harganya Bisa Tembus Rp167 Miliar

Mesin tersebut merupakan turunan Ferrari, serupa dengan yang digunakan pada Ferrari F12 Berlinetta.

Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi sequential enam percepatan. Untuk menunjang performa, Evo menggunakan velg berukuran 20 inci di depan dan 21 inci di belakang, dibalut ban Michelin Pilot Sport Cup 2 R.

Dengan bobot total hanya 1.300 kilogram, Apollo Evo mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam 2,7 detik dan mencapai kecepatan maksimum 335 km/jam.

Baca juga :   29 Oktober, Xiaomi SU7 Ultra Bakal Diluncurkan

Setiap unit Apollo Evo akan dibuat secara unik dan personal, sesuai permintaan pemilik, mulai dari pemilihan material hingga detail finishing. Hypercar eksklusif ini dibanderol dengan harga mulai €3 juta sebelum pajak lokal. (LWM)

Ferrari Hypercar Mesin V12
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Ini Sejumlah Kontroversinya Sebelumnya
Next Article KPK OTT Wali Kota Madiun Maidi, 15 Orang Diamankan
alwi

Related Posts

Otomotif

Porsche Perkuat Kepemilikan Manthey Jadi 67 Persen, Siapkan Dua Model Edisi Khusus

09/10/20263 Views
Otomotif

Toyota dan Lexus Recall 617 Mobil Gara-Gara Masalah Steering Knuckle

06/10/20267 Views
Otomotif

Toyota Uji Ketangguhan Hilux BEV, Ditimpa Karavan dari Ketinggian 9 Meter

02/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,875 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,747 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,721 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?