Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Otomotif»Hyundai Siapkan Pikap Baru, EV Terjangkau, dan EREV dengan Jangkauan 600 Mil
Otomotif

Hyundai Siapkan Pikap Baru, EV Terjangkau, dan EREV dengan Jangkauan 600 Mil

alwiBy alwi19/09/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Hyundai. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Hyundai Motor Company mengumumkan strategi pertumbuhan agresif dalam pertemuan investor di New York.

Produsen mobil asal Korea Selatan ini menyiapkan gebrakan besar di berbagai lini, mulai dari mobil listrik murni, kendaraan hibrida, hingga model inovatif EREV (Extended-Range Electric Vehicle) dengan jangkauan lebih dari 966 km.

Baca juga :   Toyota Bakal Gunakan Penamaan untuk Mobil Listriknya, Urban Cruiser EV Jadi yang Pertama

Hyundai berencana menghadirkan truk pikap berukuran sedang pertamanya di pasar Amerika Serikat pada akhir dekade ini.

Model baru tersebut akan bersaing langsung di segmen inti pasar AS, melengkapi Santa Cruz yang lebih kompak.

Untuk mendukung ekspansi ini, Hyundai menggandakan kapasitas produksi di AS melalui investasi baru senilai €2,3 miliar di fasilitas Metaplant America di Georgia.

Pabrik ini ditargetkan memproduksi 500.000 kendaraan listrik dan hibrida per tahun pada 2028, serta menciptakan 3.000 lapangan kerja baru. Hyundai menargetkan lebih dari 80 persen kendaraan yang dijual di AS pada 2030 akan diproduksi secara lokal.

Baca juga :   Hyundai STARGAZER Essential Tech, Solusi Mudik Lebaran 2025

Rencana Hyundai mencakup pendekatan spesifik wilayah; Eropa akan mendapatkan Ioniq 3, saudara lebih kecil dan lebih terjangkau dari Ioniq 5, dengan sistem infotainment generasi terbaru.

Kemudian, Tiongkok akan menerima Elexio, SUV listrik produksi lokal pertama Hyundai, yang memanfaatkan teknologi serta perangkat lunak mitra Tiongkok untuk bersaing dengan merek domestik seperti BYD.

Salah satu inovasi terbesar Hyundai adalah kendaraan listrik jarak jauh berbasis EREV, yang akan meluncur pada 2027. Kendaraan ini menjanjikan pengalaman berkendara seperti EV murni dengan jangkauan total lebih dari 600 mil (966 km).

Baca juga :   Ferrari Luce, Mobil Listrik Pertama Ferrari Terjual Rp710 Miliar di Lelang

Berbeda dengan hibrida tradisional, EREV sepenuhnya digerakkan motor listrik. Mesin bensin kecil dan efisien hanya berfungsi sebagai generator internal untuk mengisi baterai, tanpa menggerakkan roda secara langsung.

Hyundai menyebut sistem ini memungkinkan penggunaan baterai berukuran setengah dari EV jarak jauh konvensional, tanpa mengorbankan performa.

Hyundai juga memperluas portofolio merek performa tinggi N dengan menargetkan 7 model baru pada 2030, dipimpin oleh Ioniq 6 N yang digadang sebagai paradigma baru EV berperforma tinggi. Hyundai menargetkan penjualan 100.000 unit kendaraan bermerek N per tahun pada akhir dekade ini.

Baca juga :   Usai Digerebek ICE, Gedung Putih Sampaikan Permintaan Maaf ke CEO Hyundai

Sementara itu, merek mewah Genesis akan memperluas jajaran produknya dengan SUV listrik unggulan GV90, yang menghadirkan fitur ultra-premium termasuk pintu kabin berengsel belakang.

Di balik strategi ini, Hyundai menargetkan penjualan 5,55 juta unit kendaraan secara global pada 2030. Dari jumlah tersebut, 3,3 juta unit hampir 60 persen diproyeksikan merupakan kendaraan terelektrifikasi, mencakup EV murni maupun hibrida. (LWM)

Hyundai Pick Up baru Pick Up EV
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDreame Siap Rambah Pasar Smartphone dan Kendaraan Listrik
Next Article Kejati Sultra Ungkap Peran Inspektur Tambang dalam Kasus Korupsi Pengangkutan Nikel, Ditetapkan Tersangka Rugikan Negara Rp233 Miliar
alwi

Related Posts

Otomotif

Porsche Perkuat Kepemilikan Manthey Jadi 67 Persen, Siapkan Dua Model Edisi Khusus

09/10/20263 Views
Otomotif

Toyota dan Lexus Recall 617 Mobil Gara-Gara Masalah Steering Knuckle

06/10/20267 Views
Otomotif

Toyota Uji Ketangguhan Hilux BEV, Ditimpa Karavan dari Ketinggian 9 Meter

02/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,898 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,771 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,743 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?