International Business Machines Corporation atau IBM mengumumkan terobosan terbarunya dalam perangkat keras dan perangkat lunak quantum. Salah satunya yakni Osprey atay prosesor 433 Quantum Bit (Qubit).
Senior Vice President IBM and Director of Research, Dr Dario Gil mengatakan proses 433 Qubit atau Osprey baru ini akan membawa penggunanya selangka lebih dekat ke titik dimana komputer quantum akan digunakan untuk mengatasi masalah yang sebelumnya tidak terpecahkan.
“Kami terus meningkatkan dan memajukan teknologi quantum di seluruh perangkat keras, perangkat lunak, dan integrasi klasik untuk menghadapi tantangan terbesar yang ada saat ini, bersama para mitra dan klien kami di seluruh dunia. Upaya ini akan menjadi dasar untuk era quantum-centric supercomputing yang akan datang.” katanya dikutip dari Press Realese, Selasa (15/11).
Dia mengaku, IBM Osprey memiliki jumlah qubit terbesar di antara semua prosesor quantum IBM, lebih dari tiga kali lipat dibandingkan prosesor IBM Eagle (127 qubit) yang diluncurkan pada tahun 2021. Prosesor ini memiliki potensi untuk menjalankan komputasi quantum kompleks jauh melampaui kemampuan komputasi komputer klasik mana pun.
“Sebagai referensi, jumlah bit klasik yang diperlukan untuk merepresentasikan keadaan pada prosesor IBM Osprey jauh melebihi jumlah total atom yang saat ini diketahui di alam semesta,” pungkasnya.

