Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Ibu dan Anak di Lubuklinggau Diduga Jadi Penadah, Lima Motor Bodong Disita
Indeks

Ibu dan Anak di Lubuklinggau Diduga Jadi Penadah, Lima Motor Bodong Disita

alwiBy alwi26/01/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Tim Gabungan Pidsus dan Tim Macan Linggau unit Pidum Satreskrim Polres Lubuklinggau, berhasil menangkap dua orang yang diduga menjadi penadah motor bodong.

Kedua tersangka yang diduga penadah motor bodong ini yaitu warga Jalan Patimura, RT 01, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I yakni Hadisah alias Isa, 47 tahun, Ibu rumah tangga (IRT) dan Angga Tri Saputra.

Dari penangkapan tersebut, polisi juga berhasil menyita lima unit motor bodong siap kirim melalui jasa ekspedisi.

Baca Juga: Respon Kemenag Soal Aksi Pembakaran dan Penyobekan Alquran di Swedia dan Belanda: Itu Tidak Bisa Dibenarkan!

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Robi Sugara mengatakan, terbongkarnya kasus tersebut pada Sabtu lalu (21/1). Awalnya, tim gabungan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada pengiriman kendaraan motor jenis bebek matic tanpa dilengakapi dengan dokumen yang sah di Pool Ekspedisi Indah Cargo di Jalan SMB II, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Selanjutnya tim langsung melakukan pulbaket dan eliciting terkait status kepemilikan empat unit ranmor dan diduga tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah. Dan setelah itu didapat hasil baket diketahui bahwa empat motor tersebut di kirim kepada penerima atas nama Angga alamat di Lubuklinggau yaitu dengan cara pengambilan sendiri di Pool atau Loket Indah Logistik Cargo.

“Tim melanjutkan penyelidikan dengan pengamatan dan penggambaran terhadap sasaran objek benda atau orang yang telah didapat dari baket yang ada,” katanya.

Baca Juga: Berikut Update Harga BBM Pertamina di Sumsel, Cek Selengkap Disini

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, Senin (23/1). Tim langsung melakukan upaya penangkapan terhadap Angga yang saat itu bersama saksi Bintang akan mengambil ke empat motor di Pool Indah Logistic Cargo. Dari hasil identifikasi resi penerima dengan identitas CT yang akan mengambil ke empat motor tersebut benar adanya bahwa penerima yaitu Angga dengan nama pengirim atas nama Sarip dari Jakarta.

Berikutnya tim mengidentifikasi ke empat motor yang menjadi objek. Dan diketahui pengiriman tiga motor dilengkapi STNK namun tanpa dilengkapi dokumen BPKB. Satu motor lagi tanpa dilengkapi STNK dan BPKB.

Baca Juga: Xiaomi Poco X5 Pro Bakal Meluncur? Usung Kamera 108MP, Ini Bocoran Spesifikasinya

Lebih lanjut, dari hasil cek fisik kendaraan bermotor di TKP diketahui 1 motor Honda Beat warna magenta, cek fisik Noka MH1JM9112MK415586, plat yang berada dalam box sepeda motor Nopol B 5908 FCW, STNK yang berada di box Nomor Registrasi F 4169 FHN dengan Noka tertulis MH1JM9112MK415586. Sementara hasil profiling data ranmor Polri Nopol F 4169 FHN dengan Noka MH1KFA112NK102880.

Satu motor Honda Beat warna putih biru, cek fisik Noka MH1JM8115MK475145, plat yang berada dalam box motor E 2499 PBW, STNK yang berada dalam Box Nomor Registrasi B 5862 FGL dgn Noka tertulis MH1JM8115MK475145, Sementara Hasil Profiling Data Ranmor Polri Nopol B 5862 FGL dgn Noka MH1KF4127MK426321*

Berikutnya 1 motor Honda Beat warna hitam, cek fisik Noka MH1JM9121MK002633, plat yang berada dalam box sepeda motor E 2988 PCC, STNK yang berada dalam box Nomor Registrasi F 4588 AAI dengan Noka tertulis MH1JM9121MK002633, sementara hasil profiling data ranmor Polri Nopol F 4588 AAI dengan Noka MH1JM9125NK420131.

Baca Juga: Tetapkan Siaga Bencana, Empat Lawang Masih Berpotensi Banjir dan Longsor

Selanjutnya 1 motor Honda Beat earna hitam, cek fisik Noka MH1JM9113MK858605 tanpa dokumen STNK dengan plat yang ada di dalam box motor F 3031 AAC. Satu lembar STNK motor, Nomor Registrasi F 2409 FHP dengan Noka tertulis MH1JM8217NK699792, sementara hasil profiling data ranmor Polri Nopol F 2409 FHP dg Noka MH1KF0118NK171602.

Selain menangkap Angga, tim gabungan juga mengamankan 1 motor yang dipakai Angga saat menuju ke Poll Indah Cargo. Adapun motor yang diamankan Honda Beat Plat terpasang Nopol F 5077 FFX dengan STNK Nomor Registrasi B 3757 UCG tanpa dokumen BPKB dengan Nomor Rangka fisik kendaraan MH1JM9118MK611418. Dan hasil profiling data kendaraan bermotor Polri untuk STNK Nomor Registrasi B 3757 UCG terdaftar dengan Nomor Rangka MH1JFB119DK864877 (Ada perbedaan).

Terhadap 5 unit sepeda motor dan barang bukti lainnya yang didapat, termasuk dengan tersangka Angga dibawa. Dan diamankan ke Polres Lubuklinggau untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

Sementara itu tersangka Angga mengakui bahwa yang memesan empat motor tersebut adalah Ibu kandungnya yakni Hadisah alias Isa. Dan diketahui oleh tersangka bahwa Ibunya memesan ke empat motor tersebut dengan Dahlan yang merupakan kerabatnya uang tinggal di Kota Bogor, Jawa Barat.

“Motor dibeli kisaran Rp8 juta sampai dengan Rp8.500.000,” terangnya.

Baca Juga: Nissan Kolaborasi New Balance, Buat Sneaker Raksasa

Dan pembelian motor tersebut dilakukan dengan pembayaran transfer uang ke Dahlan sebanyak Rp8 juta melalui rekening BRI Lubuklinggau. “Tersangka angga bertujuan menjual kembali motoe dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan yang mana harga dipasaran jual beli motor berkisar Rp10 juta di daerah Lubuklinggau,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRespon Kemenag Soal Aksi Pembakaran dan Penyobekan Alquran di Swedia dan Belanda: Itu Tidak Bisa Dibenarkan!
Next Article Heboh, Aksi Percobaan Bunuh Diri Kembali Terjadi di Atas Jembata Ampera
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,004 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,874 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,846 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?