Indonesia dinilai memiliki potensi sebagai pusat aset kripto dunia. Karena itu, Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) bakal mendorong Indonesia untuk menjadi pusat kripto dunia.
Ketua ICCA, Rob Rafael Kardinal mengatakan, sebagai asosiasi yang menaungi industri aset kripto, tentunya sangat mengapresiasi dan mendukung agar Indonesia menjadi pusat kripto dunia. Pihaknya juga mendorong adanya kliring dan kustodian terpusat untuk mendukung kenyamanan bagi para pelaku investasi aset kripto dan pelaku industri aset krip di Indonesia.
“Kami sebagai asosiasi yang menaungi industri kripto di Indonesia, tentunya secara konsisten terus mendukung pertumbuhan industri kripto di Indonesia,” katanya dikutip dari Pressrealease, Sabtu (17/9).
Pihaknya juga secara aktif melakukan berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai industri aset kripto ini.
“ICCA akan terus mendukung dan berkolaborasi bersama berbagai instansi pemerintahan dan pelaku industri untuk mendukung perlindungan konsumen dan perkembangan industri aset kripto di Indonesia,” tutup Rob Rafael.
Seperti diketahui, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo sempat mengatakan jika industri aset kripto di Indonesia menunjukkan perkembangan yang pesat. Dimana, pasar aset kripto di Indonesia merupakan pasar kripto terbesar di Asia dengan akumulasi nilai transaksi yang mencapai Rp 859 triliun.
Nilai transaksi kripto jauh lebih besar dibandingkan kemampuan pasar modal konvensional yang jumlahnya di kisaran Rp. 363,3 triliun. Hal ini menunjukkan besarnya potensi pasar serta tingginya minat masyarakat terhadap aset ini

