Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Indonesia Pimpin Forum Global untuk Kopi dan Kakao Berkelanjutan
Bisnis

Indonesia Pimpin Forum Global untuk Kopi dan Kakao Berkelanjutan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda13/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi Kemlu RI, Dindin Wahyudin di kegiatan 'Capacity Building for Like-Minded Countries: Sustainable Coffee and Cacao 2025'. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Indonesia memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam pertanian berkelanjutan dengan menyelenggarakan “Capacity Building for Like-Minded Countries: Sustainable Coffee and Cacao 2025.” Acara ini bertujuan untuk berbagi praktik terbaik dan mempererat kerja sama antarnegara produsen kopi dan kakao. Forum ini melibatkan 36 peserta dari 16 negara sehaluan (Like-Minded Countries/LMCs), termasuk Argentina, Brasil, Ghana, Kolombia, dan Thailand.

Kegiatan ini dibagi menjadi dua fase penting. Tahap pertama, dari 13 hingga 16 Juni, peserta melakukan kunjungan lapangan di Lampung. Di sana, mereka menyaksikan langsung praktik pertanian kopi dan kakao berkelanjutan oleh petani rakyat, termasuk penerapan sistem agroforestri dan pertanian regeneratif yang bebas bahan kimia. Ini menjadi bukti bahwa praktik pertanian tanpa deforestasi sudah dijalankan oleh petani kecil dengan pendekatan lokal yang adaptif.

Fase kedua, dari 16 hingga 21 Juni, akan berlangsung di Bogor dengan sesi pembelajaran di kelas. Di sini, para peserta akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang rantai pasok kopi dan kakao berkelanjutan dari hulu hingga hilir, dibimbing oleh para ahli dari IPB University dan praktisi industri. Mereka juga akan mengunjungi Kebun Raya Bogor dan Teaching Factory Coffee di Sekolah Vokasi IPB untuk melihat proses pengolahan kopi.

Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri RI, Dindin Wahyudin menegaskan peran vital petani rakyat dalam industri kopi dan kakao Indonesia.

“Petani rakyat adalah tulang punggung industri kopi dan kakao Indonesia, menyumbang lebih dari 90% produksi nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa petani berperan krusial dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan kelaparan (SDGs 1 dan 2). Oleh karena itu, Indonesia aktif mendorong sinergi antarnegara produsen untuk membangun tata kelola global yang inklusif dan mengutamakan kesejahteraan petani.

Inisiatif ini merupakan kolaborasi strategis antara Kementerian Luar Negeri, IPB University, dan didukung oleh Indonesian Aid. Prof. Damayanti Buchori, Kepala Center for Transdisciplinary and Sustainability Sciences (CTSS) IPB University, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara komprehensif untuk memberikan wawasan teknis dan sosial. Melalui dialog yang melibatkan berbagai latar belakang — mulai dari petani, pembuat kebijakan, pelaku usaha, hingga diplomat — forum ini diharapkan dapat menyatukan beragam perspektif tentang pertanian berkelanjutan.[THQ]

Kakao Kopi Pertanian
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKemenag Catat Sembilan Jemaah Haji Asal Sumsel Meninggal Dunia di Tanah Suci
Next Article Si Cublang Siap Beraksi! Muba Resmi Luncurkan Maskot & Logo Porprov-Peparprov Sumsel 2025
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202612 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,885 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,757 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,731 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?