Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Ini 10 Olahraga yang Cocok untuk Anak Usia Dini
Lifestyle

Ini 10 Olahraga yang Cocok untuk Anak Usia Dini

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda05/07/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Orang tua terkadang bingung olahraga apa yang cocok untuk dilakukan anak usia dini. Sebenarnya banyak sekali namun dikhawatirkan tidak akan cocok.

Nah dilansir dari nutriclub ada 10 olahraga yang cocok untuk anak usia dini :

1. Crab Walking

Crab walking akan menjadi kegiatan olahraga yang sangat seru bagi si Kecil, Ma! Dalam olahraga satu ini, si Kecil akan diajak untuk menyangga badannya menggunakan dua tangan di belakang tubuh dengan lutut menghadap ke depan dan terbuka.

Untuk mengarahkan si Kecil agar dapat membentuk posisi kepiting dengan tepat pertama-tama ajak si Kecil untuk duduk dilantai dengan kaki lurus ke depan.

Selanjutnya, ajak anak untuk membawa kedua tangannya ke belakang tubuh dan meletakkannya di lantai untuk menyangga badan. Lala, minta anak untuk menekuk kedua lututnya.

Kemudian, ajak anak untuk berlatih mengangkat pantatnya dan menahannya di udara selama 5-10 detik. Jika anak sudah bisa mengangkat pantatnya dan kuat menahannya di udara, mulai ajak si Kecil untuk berjalan mengitari ruangan baik ke kanan, ke kiri, ke depan, ke belakang, diagonal, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Ini Manfaat Pisang untuk Bayi

Bagi tubuh si Kecil, olahraga ini dapat menjadikan torso dan tangan anak lebih kuat. Selain itu, crab walking juga akan menstimulasi saraf proprioseptor anak yaitu saraf yang berfungsi untuk menerima rangsangan dari dalam tubuh, terutama yang merespon posisi dan gerakan.

Apabila saraf proprioseptor terstimulasi dengan baik, sel saraf otak yang memfasilitasi kemampuan perhatian dan fokus anak juga akan terstimulasi. Sehingga, untuk anak-anak yang mulai terlalu bersemangat dan hiperaktif, crab walking dapat membantu untuk menyalurkan energi yang meluap-luap dan membuat mereka kembali fokus.

2. Lompat Trampolin

Melompat di atas trampolin jelas sangat menyenangkan! Apalagi jika trampolin diletakkan di halaman belakang. Sembari melompat riang si Kecil akan merasakan angin berhembus dan mendapatkan asupan vitamin D jika bermain antara pukul 10.00-15.00.

Selain asupan vitamin D, dengan bermain trampolin si Kecil akan memiliki otot inti, kaki, punggung, dan pantat yang lebih kuat. Kemampuan si kecil untuk menyeimbangkan tubuh juga akan meningkat dengan bermain trampolin.

3. Balancing Bike

Mama, ayo ajak anak bertualang di halaman belakang sambil menaiki balancing bike! Biarkan kaki-kaki mungil si Kecil menjejak paving sehingga otot-ototnya semakin kuat dan kemampuan motorik kasarnya semakin berkembang.

Selain menyenangkan, mengajak si Kecil berolahraga menggunakan balancing bike sangat bermanfaat untuk melatih keseimbangan dan kemampuan koordinasi anak. Kedua kemampuan tersebut tidak akan didapatkan si Kecil ketika ia menggunakan tricycle maupun training-wheel bike.

Kedua jenis sepeda tersebut nantinya juga akan menghambat kemampuan si Kecil dalam belajar menaiki sepeda roda dua.

Olahraga satu ini sangat cocok untuk dilakukan oleh anak umur 2-5 tahun. Jangan lupa untuk selalu mengenakan helm, pelindung siku, dan pelindung lutut ya, Ma.

4. Balap Scooter

Balap scooter adalah cara yang menyenangkan untuk bergerak aktif dan melatih keseimbangan, koordinasi, dan kelincahan si Kecil.

Mama dapat mengajak anak untuk berlatih bermain scooter baik outdoor atau indoor sebelum nantinya melakukan balap scooter dengan teman-teman sebayanya atau anggota keluarga lain.

Agar permainan semakin seru, Mama dapat membuat berbagai rintangan dari pita, botol bekas, atau cone block mini.

5. Gymnastic

Olahraga lain yang bisa Mama coba lakukan bersama anak adalah gymnastic. Selain menyenangkan, olahraga satu ini akan melatih kelincahan, kelenturan, kekuatan, keseimbangan, stamina, dan ketepatan gerak.

Siapkan playmate yang dapat menjadi bantalan empuk nan nyaman untuk anak berguling, roll-depan, roll-belakang, melompat, mencium lutut, dan berbagai gerakan gymnastic lainnya. Agar lebih seru dan si Kecil semakin semangat, Mama bisa menyetel musik untuk mengiringi setiap gerakan akrobatiknya.

Jika tubuh Mama dalam kondisi fit dan fleksibel, tentu saja memberikan contoh secara langsung dan bermain bersama anak akan sangat menyenangkan.

Namun, jika sedang tidak dalam kondisi tubuh yang fit, Mama dapat memutar video gymnastic dan biarkan si Kecil bereksplorasi dengan tubuhnya mengikuti apa yang dilihat.

Mama hanya perlu terus mengawasi si Kecil dan segera memberikan bantuan jika ia berada pada posisi tubuh yang berpotensi menimbulkan cedera.

6. Inline Skate

Inline skate juga sangat seru untuk membuat anak bergerak lebih aktif tanpa membuatnya cepat kelelahan. Mama dan si Kecil dapat bermain di halaman belakang atau lapangan dengan permukaan rata di sekitar rumah.

Jika si Kecil sudah lancar menggunakan inline skate, Mama dapat mengajaknya untuk berlomba bersama teman-teman lain. Mama bisa menyusun obstacle kecil seperti membuat lintasan zig-zag agar permainan semakin seru.

Inti dari inline skate adalah tentang keseimbangan badan saat tubuh bergerak sehingga si Kecil akan memiliki kontrol dan koordinasi tubuh yang lebih baik.

Selain itu, olahraga satu ini dapat memberikan si Kecil ketahanan dan kekuatan otot, stamina, serta fleksibilitas tubuh yang lebih tinggi daripada bermain sepeda maupun jogging.

Oh iya Ma, pastikan anak menggunakan pelindung tubuh secara lengkap ya saat bermain inline skate, karena permainan satu ini akan sangat sering membuat anak terjatuh. Pakaikan pelindung siku, lutut, kepala, hingga gigi agar tidak terjadi cidera yang berarti.

Baca Juga: Kenali! Ini 6 Ciri Anak Memiliki Imunitas yang Baik

7. Lari

Anak-anak suka berlari! Mama dapat mengajak si Kecil untuk berlarian di halaman belakang rumah, baik untuk lomba lari bersama teman-teman sebayanya atau sekedar bersenang-senang bersama Mama.

Lomba lari mengajarkan si Kecil akan persaingan yang sehat dan menetapkan tujuan yang ingin dicapai. Selain itu, ketika berlari si Kecil akan mengembangkan kemampuan motorik kasarnya, mengembangkan kekuatan punggung, daya tahan tubuh, dan koordinasi tubuh.

Ketika anak berlari di atas rumput, Mama dapat membiarkan si Kecil untuk bertelanjang kaki untuk mendukung perkembangan otak dan menstimulasi saraf-saraf yang terletak di telapak kaki si Kecil.

8. Berenang

Berenang juga salah satu olahraga kardio yang menyenangkan dan tidak membuat anak cepat lelah.

Kabar baiknya lagi, Ma, jika dilakukan rutin berenang dapat menstimulasi pertumbuhan tinggi badan si Kecil dan bantu meningkatkan kepekaan indera peraba si Kecil.

Perpaduan gerakan tangan dan kaki anak juga menstimulasi bagian otak yang bernama corpus callosum yang berfungsi untuk mengirimkan sinyal antara otak bagian kanan dan otak bagian kiri. Ketika pengiriman sinyal antar otak lancar, daya tangkap anak juga meningkat.

Oleh karena itu, kemampuan kognitif anak yang sering berenang akan meningkat. Selanjutnya, tentu saja Ma, karena berenang memanfaatkan hampir seluruh otot tubuh, otot-otot si Kecil akan menguat. Begitu juga dengan jantung dan paru-paru si Kecil.

9. Sepak Bola

Mama memiliki halaman belakang rumah yang luas? Yuk, undang teman-teman si Kecil untuk main sepak bola bersama. Tidak harus lengkap 11 orang ya, Ma. Main sepak bola dalam kelompok kecil, 3-5 anak, juga sangat seru lho!

Ma, di dalam permainan sepak bola, si Kecil akan secara otomatis melakukan berbagai gerakan seperti berjalan, berlari, melompat menggiring, dan menendang bola, sambil berinteraksi dengan teman-temannya.

Sehingga dalam olahraga ini, si Kecil tidak hanya mendapatkan badan yang sehat namun juga dapat mengembangkan kemampuan koordinasi tubuh, kemampuan bekerja dalam tim, dan kemampuan berkonsentrasi, dan persistensi diri.

Oh iya Ma, sepak bola juga dapat menaikkan kepercayaan diri anak yang berperan dalam pembentukan karakternya.

10. Bulu Tangkis

Selain membuat badan sehat karena dapat memenuhi batas minimum beraktivitas selama 60 menit sehari, bulu tangkis juga membantu si Kecil untuk mengembangkan keterampilan motorik halus juga motorik kasarnya.

Dalam olahraga yang juga dikenal dengan nama badminton ini, si Kecil akan belajar untuk menggenggam raket secara erat agar alat tersebut dapat digunakan untuk menangkis shuttlecock.

Kemampuan menggenggam raket kemudian akan dikolaborasikan dengan kemampuan anak melihat dan mengukur dimana shuttlecock akan mengarah, sehingga olahraga ini membantu anak dalam mengatur koordinasi tangan dan matanya.

Sementara gerakan melompat, menangkis, dan berlari kemudian akan membantu si Kecil untuk meningkatkan motorik kasarnya.

Semoga bermanfaat

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIni Manfaat Pisang untuk Bayi
Next Article Hari Ini, Sebagian Wilayah di Palembang Kembali Diguyur Hujan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,001 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,871 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,843 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?