Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Gubernur Herman Deru Sambut Kapolda Sumsel Baru, Rony Samtana Minta Dukungan Masyarakat

11/10/2026

Gubernur Herman Deru Ingatkan Ancaman Karhutla, Perusahaan Pemegang Konsesi Diminta Bertanggung Jawab

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Ini 11 Gejala Kanker Payudara Stadium Awal, Sadari Segera Antisipasi
Lifestyle

Ini 11 Gejala Kanker Payudara Stadium Awal, Sadari Segera Antisipasi

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda20/11/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kanker payudara sangat berbahaya apa lagi kalian tidak menyadari terjadinya stadium awal. Dilansir dari klikdokter ini gejala kanker payudara stadium awal. Simak dibawah ini :

1. Keluarnya cairan dari puting susu

Ada wanita yang melaporkan gejala awalkanker payudara yang ia alami bukanlah benjolan, melainkan keluarnya cairan berwarna hijau dari puting.

“Selain ASI, bila ada cairan yang keluar dari puting dan disertai dengan gejala lain—seperti perubahan bentuk puting—maka tanda tersebut patut dicurigai sebagai gejala kanker payudara,” kata dr. Dyan Mega Inderawati membenarkan.

Menurut sebuah penelitian pendahuluan yang dipresentasikan dalam konferensi UK National Cancer Research Institute (NCRI) tahun 2016, satu dari enam wanita yang terdiagnosis kanker payudara mengalami tanda yang kurang terlihat (alias bukan benjolan), misalnya kelainan pada puting susu dan penurunan berat badan.

Baca Juga: 6 Tips Jaga Kesehatan di Musim Pancaroba

2. Perubahan pada kulit payudara

Salah satu gejala lain kanker payudara adalah perubahan warna kulit payudara menjadi merah, lebih gelap, atau lebih terang dari kulit di sekitarnya. Selain itu, dr. Dyan juga mengatakan bahwa perubahan pori yang lebih besar juga harus diwaspadai.

Dalam istilah medis, pelebaran pori tersebut disebut sebagai peau d’orange atau perubahan yang menyerupai kulit jeruk.”

Selain itu, perhatikan juga apakah ada kerutan dan lekukan masuk pada kulit payudara, ruam atau kemerahan di area payudara. Selain itu cermati pula jika ada kulit bersisik atau penebalan pada kulit.

3. Perubahan pada puting susu

Sebetulnya puting yang dikatakan normal itu bisa berbeda-beda pada tiap wanita.

Sebagai contoh, jika bentuk puting susu wanita dari sananya sudah tertarik ke dalam (inverted nipple), itu normal. Namun jika bentuk puting susu yang awalnya tidak demikian tetapi tiba-tiba berubah bentuknya jadi tertarik ke dalam, segera periksakan diri ke dokter. Hal tersebut dikemukakan oleh Neelima Denduluri, MD, dari Oncology Network Breast Committee, Amerika Serikat (AS), kepada Women’s Health.

“Sel-sel kanker bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut di dalam payudara, yang akhirnya menarik puting ke arah dalam. Kondisi ini bisa dijadikan gejala yang merujuk pada kanker payudara,” kata dr. Dyan turut menambahkan.

4. Payudara bengkak dan terasa nyeri

Biasanya, payudara bengkak dan nyeri dirasakan wanita akibat perubahan hormonal, misalnya ketika menstruasi atau saat hamil. Namun, gejala tersebut juga berkaitan dengan kanker payudara.

Menurut Debra Pratt, MD, OB-GYN dan ahli kanker dari Texas Oncology, AS, mengatakan bahwa kondisi tersebut berhubungan dengan ukuran dan posisi tumor.

Pada akhirnya kondisi itu mengakibatkan perubahan pada ukuran dan bentuk payudara, atau mengakibatkan pembengkakan yang nyeri. Sementara sebagian besar wanita yang melaporkan nyeri payudara tidak mengalami kanker, tetapi jika nyeri dan pembengkakan terjadi di luar siklus menstruasi, tidak sedang menyusui, dan muncul tiba-tiba atau tak kunjung menghilang, segera periksakan diri ke dokter. Apa pun penyebabnya harus segera ditemukan dan segera ditangani.

5. Adanya sensasi menggelitik dari dalam payudara

Beberapa penyintas kanker payudara melaporkan “sensasi menggelitik dari dalam”, payudara terasa seperti “ada duri” di dalam.

Dikatakan oleh Sherry Ross, MD, OB-GYN dan penulis buku “She-ology” mengatakan, sensasi aneh seperti itu bisa terjadi tanpa alasan sama sekali. Namun, jika sensasi yang dirasakan abnormal dan berulang, sebaiknya segera buat janji dengan dokter.

Baca Juga: Rawan Sakit! Ini 4 Tips Jaga Kesehatan di Musim Hujan

6. Payudara lebih sensitif

Kata Dr. Sherry, payudara atau puting yang jadi sensitif juga bisa jadi tanda kanker yang perlu dicermati. Misalnya penggunaan bra menyebabkan iritasi pada puting, payudara terasa nyeri saat terkena derasnya air pancuran saat mandi, atau jadi tak suka saat pasangan menyentuh payudara kamu.

Apabila ini terjadi di luar siklus haid bulanan dan kamu pun tidak sedang hamil, sebaiknya laporkan keluhan tersebut ke dokter.

7. Pembuluh darah pada payudara terlihat lebih jelas

Pembuluh darah yang tampak di bawah kulit bisa dipengaruhi banyak hal, misalnya warna kulit, jumlah lemak subkutan, kehamilan, atau genetik. Namun, kamu perlu mewaspadai jika garis-garis pembuluh darah berwarna biru atau hijau yang tampak tersebut, karena adanya perubahan penampilan bisa menjadi tanda kanker. Demikian disampaikan oleh Dr. Sherry.

Jika biasanya pembuluh darah tak pernah terlihat di area sekitar payudara dan sekarang muncul, atau pembuluh darah tersebut tampak lebih besar, lebih gelap, atau lebih menonjol, kamu perlu khawatir.

“Pembuluh darah yang terlihat dapat menunjukkan adanyatumor karena mereka butuh aliran darah lebih banyak, yang berarti lebih banyak pembuluh darah. Atau bisa tumor menghalangi aliran darah, sehingga mengakibatkan pembuluh darah di dekatnya membengkak,” ungkap Dr. Sherry.

8. Payudara terasa gatal

Biasanya, gatal pada payudara disebabkan oleh pemakaian bra yang terlalu ketat atau bra yang bertepi renda atau payet. Namun, jika puting terus-terusan gatal, itu merupakan keluhan yang harus diperiksakan ke dokter. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari infeksi ragi atau infeksi lainnya, alergi, atau iritasi akibat pakaian.

Namun, ada jenis kanker payudara yang langka, yang dapat menyebabkan kekeringan, kemerahan, dan ruam merah yang gatal di muncuk sekitar puting, yang kalau kata Dr. Debra mirip eksim.

Apa pun penyebabnya, ruam gatal adalah gejala yang harus kamu periksakan ke dokter, apalagi jika sudah seminggu atau dua minggu tak juga sembuh.

9. Ketiak terasa sakit

Ketidaknyamanan di ketiak adalah salah satu keluhan yang umum terjadi, dan kebanyakan tak perlu dikhawatirkan. Namun, mengingat jaringan payudara juga sampai ke bagian samping dada hingga ketiak, kanker payudara bisa menyebabkan gejala di area tersebut. Menurut Dr. Sherry, kanker bisa menyebabkan kelenjar getah bening di ketiak mengalami pembengkakan.

Waspadailah benjolan yang teraba keras, tidak bergerak saat disentuh, apalagi jika ada riwayat keluarga dengan kanker payudara. Bukan hanya kanker payudara, tetapi gejala tersebut juga bisa menjadi tanda kanker getah bening.

10. Muncul jerawat di payudara

Ya, jerawat bisa muncul di mana saja, termasuk area payudara, terutama jika kamu wanita yang aktif berolahraga. Umumnya, jerawat akan hilang sendirinya dibarengi dengan menjaga kebersihan dengan baik.

Namun, jika kamu mengalami luka jenis apa pun di payudara yang tak hilang-hilang setelah 1-2 minggu, sebaiknya periksakan ke dokter. Karena, adanya luka atau memar yang tak kunjung hilang bisa menjadi gejala awal kanker.

11. Nyeri pada bagian tubuh lainnya dan berat badan turun

Menurut studi dari NCRI, nyeri punggung, nyeri leher, dan penurunan berat badan secara misterius masuk daftar gejala kanker payudara yang akhirnya membuat wanita memeriksakan diri dan terdiagnosis kanker.

Menurut Dr. Neelima, kondisi ini bisa terjadi karena kanker payudara bisa menyebar sebelum terdiagnosis, menyebabkan gejala di bagian tubuh selain payudara.

Semoga bermanfaat

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMobil Anyar Era 80an Suzuki, Harga Rp100 Jutaan
Next Article Ini 4 Cara Atasi Sakit Gigi Tak Sembuh-sembuh
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,924 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,796 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,769 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?