RELUNG.ID – Mobil semi jip Kijang Rangga dirilis oleh PT Toyota Astra Motor tahun 1997 DNA MPV dulu sangat tenar. Namun sayangnya hanya bertahan dua tahun dinilai karena beragam keburukannya.
Dilansir dari AutoFun ini ada 3 burukan dari mobil ini. Simak ulasnya dibawah ini :
1- Mesin boros
Mesinnya berkapasitas 1.800 cc dengan kode mesin 7K. Mesin bensin 7K ini memiliki output 60kW (81PS/80hp) @4600 rpm dengan torsi 139 Nm @2800rpm.
Bahan bakarnya, mesin 1.800 cc untuk penggunaan dalam kota rata-rata hanya dapat menempuh jarak 6-8 km/liter. Sedangkan penggunaan luar kotanya berkisar di angka 10-12 km/liter. Sudah boros, tarikan awalnya juga berat.
Baca Juga: Ini 4 Tips AC Mobil Efektif, Kabin Cepat Dingin saat Cuaca Panas
2- Interior kuno
Interior di Kijang Rangga fiturnya saja tidak istimewa dan sudah kuno. Untuk audio memakai 4 speaker sebagai standar dengan head unit single DIN Radio-CD.
Penyejuk udara memakai AC double blower, power steering, namun untuk bukaan jendela pada kondisi aslinya masih pakai engkol. Tak cuma itu, kursi baris ketiga desainnya saling berhadapan. Ruang yang sempit membuat penumpang bisa adu dengkul serasa naik angkot.
Baca Juga: Hati-hati! Ini 3 Kerugian Beli Mobil Bekas Dipakai Taksi
Kalian juga tidak bisa menjumpai fitur seperti airbags, ABS maupun EBD pada mobil ini. Fitur keselamatannya sebatas seatbelt dan rem cakram di roda depan.
3- Interior tidak nyaman
Keunggulan yang coba ditawarkan dari keluarga Kijang Kapsul termasuk Rangga ialah interior yang luas. Namun soal kenyamanan bakal jadi prioritas ke sekian.
Peredaman kabinnya tipis, sehingga kalian dapat mendengarkan suara kendaraan lain dari luar atau raungan mesin cukup keras masuk ke dalam kabin.
Kalian perlu memasang peredam tambahan, termasuk mengganti karet pintu dengan yang lebih tebal agar kabin lebih kedap.

