RELUNG.ID – Ban adalah kompenen utama agar mobil bisa melaju di jalan. Namun karena sering berjalan membuat ban menjadi tidak awet alias gampang rusak.
Dilansir dari CNN, ini ada 4 cara biar ban mobil tetap awet. Simak dibawah ini :
1- Perawatan ban mobil secara berkala
Ban membutuhkan perawatan secara berkala. Tetapkan sendiri waktu yang paling sesuai untuk Anda, sisihkan minimal 30 menit untuk setidaknya memonitor tekanan angin dan sisa ketebalan telapak. Ban serep juga perlu diperiksa.
2- Rotasi ban
Untuk melakukan perawatan ban mobil juga bisa dilakukan dari rotasi ban. Selama kaki kendaraan Anda tidak mengalami modifikasi, selama tidak menggunakan ban yang tipe directional dan rajin melakukan spooring dan balancing maka rotasi ban seringkali tidak diperlukan lagi.
Baca Juga: Waspada Sebelum Membeli! Ini 5 Kekurangan Suzuki Swift Gen 1
Rotasi dibutuhkan untuk menjaga performa ban yang stabil, keausan menyebar secara merata dan stabilisasi saat melakukan manuver kendaraan. Tetapi bila mau melakukan rotasi, lakukan dengan pengawasan teknisi profesional setelah kendaraan menempuh jarak antara 5.000 – 10. ribu KM.
3- Cek tekanan udara ban
Dalam kondisi kekurangan angin, permukaan ban akan tertekuk di tengah karena kedua bahu ban yang lebih kokoh harus menopang seluruh beban. Keausan akan terjadi pada sisi samping, pengereman menjadi tidak maksimal dan kendaraan akan terasa berat sementara pemakaian bahan bakar menjadi bertambah.
Baca Juga: Wuling Rilis Bingo EV 410 Km, Belum Dijual di Indonesia
Sebaliknya kelebihan tekanan angin, membuat ban cepat gundul pada sisi tengah, dan mobil terasa oleng saat bermanuver.
Baik kelebihan tekanan angin atau kekurangan, semua berpengaruh besar pada kemampuan pengereman mobil karena ban tidak berfungsi maksimal (tidak seluruh permukaan ban menempel pada muka jalanan).
4- Lakukan spooring dan balancing
Perawatan lain yang dilakukan agar ban tetap awet adalah dengan membawa kendaraan roda empat Anda untuk spooring dan balancing. Alignment ke-empat roda dibutuhkan agar ban mobil kembali pada posisi awal. Sehingga perputaran ban lebih nyaman.
Sementara balancing dilakukan agar ban seimbang seluruh putarannya. Pemilik kendaraan dapat melihat tanda-tanda kendaraan membutuhkan spooring dan balancing dari beberapa ciri berikut:
1. Muncul getaran pada ban yang menyebabkan setir ikut bergetar, terutama jika kendaraan melaju pada kecepatan di atas 80 km per jam.
2. Ban yang tidak bisa lurus meskipun setir sudah di
Semoga bermanfaat

