RELUNG.ID – Aki bisa dikatakan jantung komponen penting seperti BBM dan ban agar mobil bisa berjalan. Nah agar kalian tidak ada masalah seharusnya Aki selalu dicek.
Dilansir dari Autofun ini 4 cara cek Aki biar mobil kalian tiba-tgiba tidak mogok. Simak dibawah ini :
1. Cek Kondisi Aki Mobil Masih Bagus atau Tidak dari Fisiknya
Saat Anda ingin memeriksa kondisi aki, pemeriksaan visual pertama adalah melihat tampilan fisik aki. Perhatikan hal-hal berikut:
- Periksa apakah aki tampak kotor atau berkarat, sebab karat dapat merusak terminal dan menghambat aliran listrik.
- Pastikan terminal aki terpasang dengan baik dan tidak ada kabel yang lepas.
Baca Juga: 3 Tips Menghidupkan Mobil dengan Aki Soak
2. Menggunakan Battery Tester
Untuk pengukuran yang lebih akurat, dikutip dari Daihatsu Indonesia, Anda bisa cek kondisi aki mobil menggunakan battery tester.
Battery tester dapat digunakan untuk memeriksa kekuatan aki tanpa melepas dari tempatnya, sehingga ampuh untuk mengetahui aki basah masih dalam kondisi baik atau tidak.
Cara menggunakannya adalah dengan melihat arah jarum pada alat tester tersebut.
Jika jarum menunjuk ke area hijau berarti kondisi aki masih normal, namun kalau berhenti di warna kuning berarti aki perlu ditambah setrum atau diganti baru.
Sementara jika mengarah ke warna merah maka harus segera diganti baru karena apabila tidak diganti maka mobil akan mogok sewaktu-waktu.
Baca Juga: Penting! Ini 4 Penyebab Aki di Mobil Bisa Meledak!
3. Menggunakan Avometer
Avometer adalah alat untuk mengukur hambatan, tegangan beserta arus listrik, dan banyak digunakan sebagai alat ukur pada bidang kelistrikan otomotif maupun elektronika lain.
Cara menggunakan peralatan ini sebagai berikut:
- Bawa jalan kendaraan selama kurang lebih 30 menit,
- Parkir di tempat yang aman dan teduh lalu matikan mesin serta putar kunci ke arah II atau ON,
- Nyalakan komponen listrik seperti headlight, rear defogger, AC dan blower AC selama kurang lebih 60 menit,
- Setelah itu posisikan kunci OFF lalu matikan beban kelistrikan,
- Jika sudah, gunakan avometer digital untuk melihat ukuran tegangan negatif dan positif aki,
- Apabila tegangan berada di bawah angka 12.5 – 12.9 volt, maka aki harus ditambah setrum.
4. Melalui Indikator Elektrolit
Aki mengandung elektroda, kandungan ini berbentuk gel dan dapat diperiksa melalui lampu indikator elektrolit aki di bagian atas. Cara memeriksa kondisi aki dapat dengan memperhatikan lampu indikator pada aki tersebut.
Apabila lampu indikator berwarna biru, itu berarti masih berfungsi dengan baik sehingga tak perlu ditambah setrum atau diganti baru.

