RELUNG.ID – Kematian sangat dramatis di One Piece kematian pengorbanan diri bukan untuk menyelamatkan diri. Kematian ini benar-benar menyentuh para pembaca dibandingkan kisah kematian lainnya.
Ini 4 kematian pengorbanan diri dilakukan para karakternya di One Piece, simak dibawah ini :
1- Portgas D Ace
Kematian Portgas D Ace sangat lengendaris karena terjadi di perang besar Marineford. Perang besar antara Bajak Laut VS Angkatan Laut hanya terjadi di momen tersebut.
Ace sebenarnya berhasil diselamatkan dan semua angkatan laut sudah melarikan diri. Namun sayangnya Akainu menyerang Luffy yang tengah lengah, melihat itu Ace memasangkan badannya agar adiknya tidak terkena pukulan tersebut.
Baca Juga: Saturn Datang Langsung ke Eggehad Untuk Tangkap Nico Robin
Tangan magma Akaninu menembus badan Ace hingga bolong sepesar tatto dibelakang badannya. Ace hanya bekata satu kata kepada Luffy mengucapkan terimakasih.
Nah ini adalah kematian pengorbanan dilakukan Ace kepada adiknya Luffy
2- Raja Cobra
Raja Alabasta Nefertari Cobra berada dalam bahaya karena berada dihadapan Im Sama dan para Gorosei.
Lalu Sabo datang untuk membantunya dan mengulur waktu membuat Cobra bisa menjauhkan diri. Niat Sabo yang ingin menolong Raja Cobra justru terbalik dirinya malah berbahaya dan nyaris mati.
Karena Sabo bukan lawan dari para Gorosei apa lagi Im Sama. Melihat itu Raja Cobra menitipkan pesan agar dia memberikan kabar ini kepada anaknya Vivi dan adiknya Luffy.
Raja Cobra berkoban nyawa agar Sabo bisa melarikan diri. Alhasil, Sabo memiliki waktu luang untuk bisa kabur dan selamat dari kematian.
Baca Juga: York Vegapunk yang Akan jadi Tenryuubito
3- Bell-mere
Nami memiliki ibu angkat Bell-mere dan kakak angkat Nojiko. Namun mirisnya ibu Bell-mere korbankan nyawa demi kedua anak angkatnya.
Karena upeti yang diberikan kepada Arlong hanya cukup untuk menyelamatkan satu nyawa dewasa. Kalau dia ingin menyelamatkan dua anaknya dia harus di bunuh. Bell-mere lebih memilih berkoban nyawa dari pada dua anaknya mati
4- Shimotsuki Yasuie
Shimotsuki Yasuie ayah dari Otoko ini mati karena berbohong bahwa dialah yang menyebarkan peta. Sebelumnya pergerakan pemberontakan sudah tercium namun berkat pengorbanan nyawannya pemberontakan di Negeri Wano tetap berjalan.
Padahal peta itu dibuat oleh Kinemon untuk mengumpulkan semua samurai pengikut dari Kozuki Oden.

