RELUNG.ID – Cuca tengah panas-panasnya hingga membuat kabin di dalam mobil tidak nyaman dan AC terkesan tidak mau dingin. Nah agar kondisi itu tidak terjadi ada tips biar kinerja AC mobil berjalan maksimal.
Dilansir dari AutoFun ini 4 tips agar AC mobil dingin dan kabin terasa nyaman. Simak dibawah ini :
1. Lakukan Perawatan AC
Kapan terakhir kali kalian melakukan perawatan AC seperti mengganti filter kabin? Bila sudah terlalu lama, katakanlah sudah setahun yang lalu, itu tandanya kalian perlu kembali melakukan perawatan AC.
Baca Juga: Hati-hati! Ini 3 Kerugian Beli Mobil Bekas Dipakai Taksi
Biasanya setelah sekitar 5.000 km, pemilik kendaraan harus memeriksa dan membersihkan filter AC. Efisiensi pertukaran panas AC akan semakin optimal jika salurannya bersih.
Apalagi saat puncak musim panas seperti sekarang ini, sebaiknya tingkatkan pemeriksaan dan perawatan sistem saluran udara agar AC bisa tetap dingin.
2. Sesuaikan Suhu Kabin
Untuk mobil yang telah dilengkapi fitur AC auto climate biasanya akan langsung menghembuskan udara dingin di suhu paling rendah. Climate control akan menutup ventilator dan memutar kipas pendingin dengan kecepatan maksimum di mode auto.
Namun bagaimana kalau di mobil kita masih memakai pengaturan AC yang manual? Bagaimana pengaturan suhu dan putaran kipas yang ideal saat suhu begitu panas di siang hari?
Pengemudi juga harus mengatur tingkat daya AC yang sesuai berdasarkan jumlah penumpang di dalam kendaraan. Berbeda dengan mode auto climate, pada AC konvensional maka pengaturannya dilakukan agar kabin suhu mendingin secara bertahap.
Baca Juga: Mobil Listrik ala Ford Bronco, Harga Rp 105 Jutaan
Hindari perubahan suhu mendadak yang terlalu rendah yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi badan. Bila dirasa suhu kabin sudah berangsur dingin, maka atur suhu di dalam kendaraan sekitar 25 derajat Celcius agar kerja AC tidak berat.
3. Jangan parkir langsung terkena sinar matahari
Saat parkir, kalian harus berusaha mencari tempat yang teduh, seperti di sisi dalam bangunan. Jika terpaksa parkir di lapangan terbuka, Anda perlu menyiapkan sarung mobil yang waterproof dengan 3 layer untuk mobil.
Sarung mobil seperti ini terdapat reflektif tambahan untuk sisi luar sehingga sinar matahari bisa memantul. Berdasarkan pengalaman kami, jenis sarung mobil dengan tiga lapisan seperti ini bisa mereduksi hawa panas saat mobil terjemur di bawah panas matahari.
Bila perlu, panel reflektif tambahan untuk bagian dalam mobil atau sunshade pada kaca depan. Tujuannya agar memberikan efek memantulkan sinar UV dan meredam panas.
4. Buang Hawa panas saat mobil baru di jalankan
Setelah beberapa lama kendaraan diparkir, suhu di dalam kabin kendaraan bisa mencapai lebih dari 50 derajat Celcius akibat penyerapan panas. Oleh karena itu sebelum berangkat, pemilik mobil sebaiknya menyalakan AC mode kipas angin untuk membuang hawa panas tersebut.
Turunkan seluruh jendela dan nyalakan mode kipas di panel AC dengan kecepatan tertinggi. Tujuannya untuk mendorong udara beracun keluar sekaligus mendinginkan kabin.
Cara ini dapat menghilangkan sisa udara panas di dalam saluran pendingin sekaligus memberi sirkulasi udara segar agar kabin tidak pengap.
Dan setelah mobil berjalan kurang lebih 5-10 menit, tutuplah jendela dengan rapat dan nyalakan AC. Turunkan secara bertahap level kecepatan kipas untuk mendapatkan kesejukan yang nyaman.

